Pelaku Industri Kecil Menengah Banjarnegara Terima Bantuan Sertifikat Halal
Sejumlah pelaku industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Banjarnegara mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten melalui Dinas Perindagkop UKM.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Sejumlah pelaku industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Banjarnegara mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten melalui Dinas Perindagkop UKM.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono di Sasana Karya Praja Setda Banjarnegara, Selasa, (26/3)
Kepala Dinas Prindagkop UKM Kabupaten Banjarnegara Joi Setiawan mengatakan, bantuan ini diberikan untuk meningkatkan daya saing produk industri kecil dan menengah di Kabupaten Banjarnegara.
Menurut Joi, diperlukan adanya legalitas produk serta kemasan produk yang menarik. Karena itu fasilitasi yang berikan pada kesempatan ini berupa sertifikat halal, bantuan kemasan, juga sertifikat Village one product (OVOP).
"Tujuannya untuk menumbuhkembangkan aktivitas ekonomi kerakyatan berbasis potensi daerah," kata Joi.
Pihaknya ingin memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah dengan sarana prasarana produksi serta legalitas produk sehingga usaha mereka lebih berkembang.
Adapun penerima paket bantuan berupa mesin pengolah Batu adalah SMK HKTI Klampok, serta kemasan sekunder untuk 5 pengusaha masing-masing 100 dus meliputi Kecamatan Purwonegoro, Bawang, Banjarmangu, Wanadadi, dan Banjarnegara.
Sedangkan sertifikat halal diberikan kepada 22 penerima masing-masing untuk pengusaha kecil dari Kecamatan Bawang pagedongan, Batur, Banjarmangu, Rakit, Punggelan, Purwanegara Banjarnegara dan Madukara.
Adapun sertifikat One Village One Product diperuntukkan untuk 2 penerima dari pengusaha Keramik Klampok dan produk herbal Banjarmangu.
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, di luar bantuan tersebut, lebih penting adalah semangat perusahaan untuk pantang menyerah, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan usaha.
"Bantuan itu hanya stimulan. Mari kita kedepankan kemandirian untuk mengejar ketertinggalan," kata bupati.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-banjarnegara-budhi-sarwono-berikan-bantuan.jpg)