Senin, 25 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Debat Panas, Rhenald Kasali Bantah Rocky Gerung: Anda Harus Banyak Baca Buku

Rocky Gerung terlibat debat panas hingga saling tuding dengan Pengamat Ekonomi Rhenald Kasali di ILC.

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Debat Panas Rocky Gerung dan Rhenald Kasali di ILC 

"Anda harus baca referensi. Dengan referensi tunggal itulah, jadi seperti ini," ujar Rhenald sembari menunjuk-nunjuk Rocky Gerung.

Kemudian, Rocky Gerung membantah.

"Itu referensi paling mendasar belajar tentang hoax," ujar Rocky Gerung.

Rhenald Kasali lantas menjelaskan

"hoax asal katanya adalh hocus, itu artinya mengelabuhi, itu kejadian dari tukang sulap untuk mengelabuji mata orang lain," ujarnya.

Lantas Rocky tampak memotong ucapan Rheland Kasali.

Viral Ketua Koppasandi Salatiga Mengundurkan Diri, Yulianto Hanya Memberi Tanggapan Singkat

Jokowi Ingatkan jangan Pilih Pemimpin Coba-coba, Fahri Hamzah: Prabowo Ikut Bawa Dia Ke Jakarta

Jadwal Bioskop Kota Semarang Rabu 27 Maret, Film Dumbo Sudah Mulai Tayang di Sejumlah Bioskop

Meski Kedatangan Timnas Argentina Untuk Laga Uji Coba, Maroko Marah, Penyebabnya Lionel Messi

"Lalu fungsinya apa? untuk mengelabuhi orang dungu, jadi skandal akal Socal menguji kedunguan redaktur majalah sociax text, itu pentingnya anda belajar," ujar Rocky Gerung.

Rheland Kasali tampak menggelengkan kepala seolah tak setuju dengan pendapat Rocky Gerung.

"Saya kira referensi anda harus ditingkatkan, kalau anda punya referensi tunggal, itu memang jadi bahaya," ujar Rhenald Kasali.

Rocky Gerung tampak tersenyum mendegar pernyataan Rhenald Kasali.

Karni Ilyas lantas menyudahi debat kedua tokoh tersebut.

Diketahui, ILC mengangkat tema yang berjudul Tepatkah Hoax Dibasmi UU Anti Terorisme?".

Hal lantaran Menko Polhukam Wiranto meminta aparat penegak hukum tak ragu memberantas hoaks yang mengancam suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2019. Sebab, saat ini banyak hoaks yang disebarkan dan mengancam kesukesan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Ia lantas menyamakan hoaks yang mengancam agar masyarakat tak mensukseskan Pemilu 2019 sebagai tindakan terorisme.

"Terorisme itu ada yang fisik ada yang non fisik. Tapi kan teror. Karena menimbulkan ketakutan. Terorisme itu kan menimbulkan ketakutan di masyarakat. Kalau masyarakat diancam dengan hoaks untuk tidak ke TPS, itu sudah terorisme," ujar Wiranto usai memimpin rapat kesiapan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved