Sara Wijayanto Sebut Noni Belanda Hellen Van Stolch yang Tewas di Tahun 1834 adalah Kisah Nyata
Sara Wijayanto, pemeran Noni Arwah Belanda menyebutkan kematian Noni Belanda Hellen Van Stolch Tahun 1834 adalah Kisah Nyata
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Film hohor yang dibintangi oleh Sara Wijayanto, Arwah Noni Belanda akan tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Mei 2019.
Film horor yang menceritakan kematian tragis Hellen Van Stolch di Indonesia pada tahun 1834 disebut-sebut sebagai kisah nyata.
Artis cantik Sara Wijayanto yang dikenal indigo, mengaku sempat diganggu oleh sosok Hellen. Sara mengaku kaget, sekitar 180 tahun berlalu, namun Hellen masih gentayangan di bumi.
Sara Wijayanto lantas menuliskan pengalamannya itu ke diary-diary hariannya.
"True event 1834 yang belum terungkap dan sangat menyeramkan," demikian adalah pernyataan yang diunggah oleh pihak produser, SAS.Films , 21 Desember 2017.
Diceritakan dalam filmnya, di Batavia pada tahun 1834 tinggallah Hellen Van Stolch, perempuan berusia 21 tahun.
Hellen Stolch adalah seorang perempuan Belanda yang cantik jelita.
Ia mempunyai perawakan tinggi semampai, rambut ikal pirang, serta kulit yang putih bersih mulus.
Hellen adalah puteri satu-satunya dari tuan tanah yang mempunyai perkebunan luas bernama Jacob Van Stolch.
Jacob adalah pria belasteran Belanda – Jerman di Batavia.
Hellen mati dengan cara yang tragis. Kematiannya menjadi misteri.
Bahkan arwah Hellen tetap bertahan hingga sekarang.
Hingga suatu hari kisahnya hadir di alam bawah sadar seorang perempuan bernama Sarah Astari (diperankan oleh Sara Wijayanto), seorang penulis novel yang kebetulan sedang menggarap sebuah cerita horror.
Pada awalnya Sarah tidak mengetahui pergesekan dimensi tersebut, ia hanya menganggapnya sebagai mimpi buruk yang terus menerus ia alami, namun kemudian semua berubah mencekam ketika teror demi teror dilakukan oleh Arwah Hellen Van Stolch terhadap Sarah beserta keluarganya.
Dari dirasukinya tubuh anaknya hingga pemunculan sosok menyeramkan Hellen Van Stolch.
Dalam trailernya, dipertontonkan sebuah adegan penembakan oleh pria asing.
Pria asing itu disulut emosi, meminta agar perempuan di hadapannya tidak mendekat.
"Demi Tuhan, mati lah kau. Perempuan sundal.
Kamu kira kamu bisa menyentuhku? Bisa mendapatkanku? Tidak! Makhluk terkutuk pergilah ke neraka!" demikian adalah kalimat yang dilontarkan pria asing disusul dengan suara letupan pistol.
Diduga, adegan tersebut adalah adegan pembunuhan Hellen.
Hellen disebut-sebut sebagai noni Belanda.
Noni pada dasarnya adalah panggilan bagi perempuan keturunan Belanda atau Indo dan belum menikah pada zaman penjajahan Belanda di Indonesia.
• Sinopsis film Hellboy 2019, Anak Superhero Setengah Setan Selamatkan Bumi dari Penyihir Jahat
• Sinopsis Film Matianak: Selamat dari Pembantaian, Bocah 8 Tahun Bawa Teror Ngeri ke Panti Asuhan
Film Arwah Noni Belanda ini ditulis oleh King Javed dan disutradarai oleh Agus H Mawardy.
Selain Sara Wijayanto, film Arwah Noni Belanda juga diperankan oleh Milena Tunguz, Nayla D Purnama, Wilem Bevers, juga Ferdian Aryadi.
(tribunjateng.com/jen)