Jelang 11th ASEAN School Games 2019, Persiapan Sudah 60 Persen

Perhelatan 11th ASEAN School Games 2019 tinggal menunggu beberapa bulan lagi

Jelang 11th ASEAN School Games 2019, Persiapan Sudah 60 Persen
Tribunjateng.com/Faizal Affan
10 kontingen peserta 11th ASEAN School Games 2019 sedang melakukan pertemuan di hotel Ciputra Semarang, Kamis (28/3) pagi, untuk memastikan kehadiran dan keiikutsertaan mereka dalam perhelatan ini. Selain itu hadir pula perwakilan dari Kemenpora, Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, dan Pemkot Magelang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perhelatan 11th ASEAN School Games 2019 tinggal menunggu beberapa bulan lagi, tepatnya 17-25 Juli 2019.

Untuk memantapkan persiapan sebelum dilaksanakannya 11th ASEAN School Games 2019, 10 kontingen diajak untuk mengikuti Chef de Mission Meeting di Hotel Ciputra Semarang pada tanggal 27 hingga 30 Maret 2019.

10 kontingen yang ikut serta yakni Indonesia, Malaysia, Laos, Vietnam, Thailand, Kamboja, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Myanmar.

Kepala Disporapar Jawa Tengah, Sinung Rachmadi, menjelaskan pertemuan kali ini untuk memantapkan 10 kontingen yang akan ikut serta dalam 11th ASEAN School Games 2019.

"Kehadiran mereka untuk memastikan keikutsertaannya sebagai peserta 11th ASEAN School Games 2019. Pertemuan kali ini juga untuk membahas cabor (cabang olahraga) mana saja yang akan diikuti," terangnya.

Pihak tuan rumah dalam hal ini Kemenpora, Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, dan Pemkot Magelang juga akan melakukan persiapan venue yang akan digunakan.

Sampai saat ini, Sinung mengatakan masih ada dua venue yang perlu dibenahi untuk memenuhi standar internasional. Venue yang dimaksud yakni untuk cabor renang dan tenis.

"Keduanya ada di GOR Jatidiri Semarang. Insyallah sebelum Juli sudah masuk tahap lelang dan siap digunakan. Kami tidak membuat venue baru, tetapi lebih membenahi fasilitasnya supaya sesuai dengan standar internasional," terangnya.

Seluruh venue yang ada di Kota Semarang nantinya akan dicek oleh tim dari komite olahraga ASEAN dan Koni. Namun bila dinilai tidak layak, Pemprov Jateng sudah memilih venue lain yang ada di Kota Solo.

"Bila dua venue tersebut tidak memenuhi standar internasional, maka akan kami alihkan ke venue yang ada di Surakarta. Sejauh ini dari seluruh persiapan prosesnya sudah 60%," katanya.

Sementara itu, Chef de Mission Indonesia, Pura Darmawan, mengatakan Kota Semarang dinilai siap melaksanakan 11th ASEAN School Games 2019, karena melihat kesuksesan Popnas 2019.

"Semua cabor akan kami ikuti dengan jumlah atlet 200 orang lebih. Setelah pertemuan ini, kami juga akan menyeleksi semua atlet untuk bisa masuk di cabor mana. Terutama yang beregu," imbuhnya.

Pura yakin cabor renang berpeluang membawa medali emas pada 11th ASEAN School Games 2019. Tetapi tetap target juara umum menjadi hal yang utama.

"Setiap cabor yang beregu Indonesia selalu berhadapan dengan Thailand. Tapi mudah-mudahan sebagai tuan rumah bisa menjadi juara umum," tegasnya. (afn)

Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved