Atalarik Syah Bantah Lakukan Penganiayan, Psikolog Ungkap Fakta Lain Lewat Gestur Tubuh Tsania Marwa

Permasalahan yang menimpa Tsania Marwa sempat menjadi headline diberbagai portal berita

Atalarik Syah Bantah Lakukan Penganiayan, Psikolog Ungkap Fakta Lain Lewat Gestur Tubuh Tsania Marwa
Instagram/intan__erlita Instagram/tsaniamarwa54
Kolase foto Intan Erlita dan Tsania Marwa. 

TRIBUNJATENG.COM - Permasalahan yang menimpa Tsania Marwa sempat menjadi headline diberbagai portal berita.

Prahara rumah tangga yang dialaminnya rupanya masih terus berlanjut hingga kini.

Bahkan beberapa waktu lalu Tsania Marwa mengadakan jumpa pers untuk memberi pernyataan terkait permasalahan hak asuh anak dan dugaan penganiayaan yang terjadi padanya.

Sebagaimana diketahui, Tsania Marwa mengaku mendapat perlakuan kasar tak hanya dari Atalarik tapi juga dari dua saudara Atalarik hingga tangannya lebam dan tasnya rusak.

Atalarik Syah justru mengatakan bahwa dua saudaranya, Doni dan Attila Syach, tidak melakukan sentuhan fisik terhadap Tsania Marwa melalui sambungan telepon di acara Rumpi No Secret edisi Selasa (18/3/2019).

Lalu bagaimana tanggapan pakar psikologi terkait hal tersebut?

Pernyataan pakar psikologi terkait hal itu berhasil diperoleh tim Grid.IDpada sebuah video rerun acara Morning Show yang diunggah dalam akun Youtube Trans7 Official.

Dalam video tersebut dihadirkan pakar psikolog, Intan Erlita.

Pakar psikolog itu menyatakan bahwa apa yang diceritakan oleh Tsania Marwa benar adanya.

"Berarti kejadiannya beneran terjadi, kalau misalnya dari pengakuan Tsania?" tanya Jeslyn Lim seperti yang oleh Grid.ID pada Kamis (28/3/2019).

"Iya kalau saya lihat kemungkinan besar, iya, kemungkinan besar ya ini bener-bener terjadi, karena dia menceritakannya ini tidak memikir," jawab psikolog Intan Erlita yang menganalisis lewat gesture Tsania Marwa.

Selain dari gesture, kebenaran itu juga bisa dilihat dari bagaimana Tsania Marwa menceritakan detail kejadian.

"Jadi dia bercerita, bedain ya kalau orang mikir nih, kan nih kaya mmm, mmm ada gitu kan, kalau ini ngga, walaupun disini dia bukan mikir tapi dia lebih menahan supaya dia bisa mengontrol emosinya yang aku lihat gitu disini," terang wanita berdarah Sunda ini.

"Jadi biar ngomongnya ngga belepotan kesana-sini ," tambahnya lagi.

(*)

Editor: muslimah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved