Bank Jateng: Kekeliruan Sistem Perintah Transfer Dana Dimanfaatkan Ridwan Terus Menerus

Gagalnya sistem tersebut, dimanfaatkan Ridwan untuk mentransfer uang dari rekeningnya secara terus menerus hingga mencapai Rp 100 juta.

Bank Jateng: Kekeliruan Sistem Perintah Transfer Dana Dimanfaatkan Ridwan Terus Menerus
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
ILUSTRASI 

"Uang yang dimiliki Ridwan di Bank Jateng bukan berasal dari rekening BCA milik Ridwan. Sehingga tambahan saldo di rekening Bank Jateng bukan berasal dari sumber yang sah," paparnya.

Gagalnya sistem tersebut, dimanfaatkan Ridwan untuk mentransfer uang dari rekeningnya secara terus menerus hingga mencapai Rp 100 juta.

Sehingga uang yang didapat Ridwan di rekening Bank Jateng dianggap tidak sah.

"Pada 25 Oktober 2018 dilakukan pendebitan saldo Ridwan di rekening Bank Jateng," kata dia.

Menurutnya, alasan pendebitan karena mengetahui adanya kekeliruan perintah transfer dana.

Selain itu bank juga diberikan kelonggaran saat itu juga untuk melakukan pendebitan secara langsung.

"Pendebitan itu belum mencakup seluruh transaksi yang dilakukan bersangkutan," jelas dia.

Saldo milik Ridwan yang terkumpul di Bank Jateng tersebut mencapai Rp 5,4 miliar.

Saldo itu terkumpul bukan dari transaksi di rekening BCA.

"Penambahan itu dari rekening Bank Jateng yang ada di BCA. Jadi saat penambahan Rp 5 juta di saldo Ridwan itu berasal dari uang Bank Jateng yang ada di BCA,"ujar dia.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved