Peringati Hari Jadi Demak ke 516, Pemkab Demak Gelar Kirab Budaya
Untuk memperingati hari Jadi Demak ke 516, Pemerintah Kabupaten Demak menggelar kirab budaya di sepanjang jalan Sultan Fatah Demak, Sabtu (30/3/2019).
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara | Editor: m nur huda
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Untuk memperingati hari Jadi Demak ke 516, Pemerintah Kabupaten Demak menggelar kirab budaya di sepanjang jalan Sultan Fatah Demak, Sabtu (30/3/2019).
Kirab Budaya dilakukan oleh seluruh warga di masing-masing kecamatan yang menampilkan pertunjukan Drumband, Kesenian Barongan, Jaran Kepang, Kademangan, Singo Barong Kusumojoyo, Tari Panen, Kereta Kencana, Teatrikal Sunan- sunan Wali Songo dan Sultan Fatah.
Ribuan warga Demak tampak antusias menyaksikan iring-iringan kirab budaya di sepanjang jalan Sultan Fatah Demak dari depan dinas Pariwisata Demak sampai berhenti di depan panggung pertigaan pasar Bintoro Demak.
Sementara itu, Wakil Bupati Demak Joko Susanto, Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar, Dandim 0716 Demak Letkol Inf. Abi Kusnianto, Kepala Dinas Pariwisata Rudi Santosa menyaksikan penampilan kirab Budaya dari atas panggung ketika iringan- iringan sampai di depan pertigaan pasar Bintoro Demak.
Penonton kirab Budaya, Setyawan Win Winarno (31) mendukung penyelenggaraan kirab budaya sebagai upaya untuk nguri-nguri (melestarikan-red) budaya Jawa.
"Perwakilan setiap kecamatan menampilkan kesenian masing-masing sehingga potensi setiap kecamatan bisa dikenal karena disaksikan ribuan warga Demak," ujar Win sapaan akrabnya di sela-sela kirab budaya.
Warga Desa Poncoharjo, Kecamatan Bonang ini menyukai kesenian barongan, jaran kepang, rebana, teatrikal Sunan Walisongo dan Sultan Fatah serta fashion modern.
Penonton lainnya, Zidni sakinah (20) merasa senang sekali dengan acara kirab budaya. Dia menjadi tahu kesenian daerah di Demak.
"Acaranya seru ada berbagai penampilan kesenian daerah terutama saat melihat kereta kencana,"ucap warga Desa Babalan, Kecamatan Wedung Demak di sela-sela acara.
Kepala Dinas Pariwisata Demak, Rudi Santosa mengatakan Kirab budaya diselenggarakan 2 kali dalam setahun yang diisi dengan kegiatan kesenian yaitu kirab budaya karnaval 17 Agustus dan peringatan hari jadi Demak.
"Kirab Budaya peringatan hari jadi Demak ke 516 tahun 2019 kali ini mengambil tema guyub rukun Mbangun Demak karena kirab budaya mengandung muatan lokal masyarakat dan sifat kegotongroyongan warga,"ucapnya ditemui di sela-sela acara.
Dia menambahkan, perangkat daerah mulai dari kepala dinas dan sebagian peserta memakai baju adat ciri khas Demak hitam berpeci.
"Kegiatan kali ini para peserta dibebaskan untuk menampilkan kesenian daerahnya, silakan mau menampilkan apa saja,"tuturnya.
Dia menyebut, kebanyakan para peserta dari setiap kecamatan menampilkan kesenian barongan bahkan kesenian barongan Demak mempunyai prestasi tingkat nasional.
Wakil Bupati Demak, Joko Susanto mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Demak karena acara kirab budaya untuk memperingati hari jadi Demak ke 516 bisa berjalan dengan lancar.
"Acara kirab budaya ini dapat menjadi hiburan bagi warga Demak sekaligus mengenalkan kesenian dan potensi daerah kepada masyarakat Demak," jelasnya. (agi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kereta-kencana-di-kirab-budaya-di-pertigaan-pasar-bintoro-demak.jpg)