Unpand Semarang Gelar Awareness Training, Plt Rektor: Peserta Peroleh Tiga Sertifikat Sekaligus

Universitas Pandanaran (Unpand) Semarang menggelar awareness training atau pelatihan kesadaran untuk pengembangan dan kompetisi sumber daya manusia.

Unpand Semarang Gelar Awareness Training, Plt Rektor: Peserta Peroleh Tiga Sertifikat Sekaligus
ISTIMEWA
Dekan Fakultas Teknik Unpand Iwan Prayoga (baju hitam) memberikan sertifikat ke peserta pelatihan kesadaran untuk pengembangan SDM di Muria Hotel, Semarang, Minggu (31/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perkembangan Iptek disebut membawa perubahan pada hampir semua aspek kehidupan.

Menyiasati hal itu, Universitas Pandanaran (Unpand) Semarang menggelar awareness training atau pelatihan kesadaran untuk pengembangan dan kompetisi sumber daya manusia (SDM), Minggu (31/3/2019) di Muria Hotel Semarang.

Widi Astuti, ketua panitia sekaligus Ketua LPPM Unpand Semarang memaparkan, Iptek yang berkembang cepat saat ini membawa perubahan pada hampir semua aspek kehidupan.

Selain manfaat bagi kehidupan perubahan tersebut juga telah membawa ke dalam era persaingan global yang semakin ketat.

"Agar mampu berperan dalam persaingan global, perlu mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM," ujarnya.

Ia memaparkan peserta pelatihan adalah mahasiswa Fakultas Teknik Unpand.

Mereka dibekali pembekalan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam menuju produktivitas dan efisiensi.

"Juga meningkatkan daya saing SDM," papar dia.

Ia menilai program pelatihan berbasis kompetensi didesain sesuai pemenuhan kebutuhan keahlian atau kompetensi non-akademis SDM.

"Kami berupaya memberi pembekalan bagi pengembangan skill para mahasiswa sekaligus menjalin kerja sama dengan lebih banyak lagi stakeholder," ujar dia.

Plt Rektor Unpand Semarang Agustien Zulaidah menilai, pelatihan berbasis kompetensi dilakukan guna mendukung kompetensi mahasiswa yang akan dilegalisasi dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sesuai SK Rektor.

"SKPI merupakan bukti legalitas yang penting, sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa mencari pekerjaan," terangnya.

Materi yang dibagikan, ujarnya, materi sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, dan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.

"Sekaligus mendapatkan tiga sertifikat pelatihan," urai Rektor. (Akbar Hari Mukti)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved