KPU Tinggalkan Selebaran Daftar Caleg Bagi Warga Binaan Rutan Kelas IIB Kudus

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar sosialisasi pemilu di Rutan Kelas IIB Kabupaten Kudus, Senin (1/4/2019).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Anggota KPU Kabupaten Kudus menunjukkan gambar caleg Pemilu 2019 kepada para warga binaan di Rutan Kelas IIB Kudus, Senin (1/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar sosialisasi pemilu di Rutan Kelas IIB Kabupaten Kudus, Senin (1/4/2019). 

Melalui sosialisasi itu, diharapkan para narapidana maupun warga binaan tetap dapat menyalurkan suaranya pada pemilu 17 April 2019.

Dan dalam sosialisasi itu pula diinformasikan terkait jenis surat suara dan tata cara mencoblos secara sah.

"Pada sosialisasi ini kami jelaskan cara pencoblosan dan jenia surat suara," kata Anggota KPU Kabupaten Kudus, Mifathurrohmah.

Dalam sosialisasi ini, bagi warga binaan yang berasal dari Kudus, utamanya dari Kecamatan Kota dan Jati, mendapat lima surat suara yaitu Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabuputan.

Sementara mereka yang datang dari daerah lain yang masih satu dapil hanya dapat empat surat suara kecuali DPRD Kabupaten.

"Bagi yang masih satu provinsi beda dapil, hanya dapat surat suara DPD RI dan Pilpres. Sementara yang dari luar provinsi hanya bisa memilih presiden," katanya.

Dalam sosialisasi ini antusias warga binaan cukup tinggi.

Sebab, sampai saat ini, mereka yang punya hak pilih tidak tahu mana wakil rakyat yang mencalonkan diri.

Sementara untuk capres dan cawapres, umumnya mereka sudah mengetahuinya.

"Memang dari sisi gerak, kami (warga binaan) butuh sosialisasi lebih intens. Selain tata cara kepemiluan, juga calon-calonnya," kata seorang warga binaan, Akhlis.

Menanggapi hal tersebut, KPU Kabupaten Kudus meninggalkan lembaran daftar caleg dan capres-cawapres berikut visi-misinya.

"Kalau mereka warga binaan yang terdaftar sebagai pemilih tetap di Kudus ada 33 pemilih. Sisanya pemilih dari luar daerah," lanjut Miftahurrohmah.

Sementara, Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kabupaten Kudus, Eko Budi mengapresiasi adanya sosialisasi.

Sebagai warga binaan, mereka juga berhak untuk memilih pada Pemilu 2019.

"Kalau jumlah penghuni rutan ada 178 orang. Rincinya, narapidana 102 orang dan tahanan 76 orang," katanya. (Rifqi Gozali)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved