Persiapan Pelaksanaan Pemilu 2019 di Temanggung Capai 85 Persen

‎ Progres persiapan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019 di Temanggung mencapai 85 persen.

Persiapan Pelaksanaan Pemilu 2019 di Temanggung Capai 85 Persen
yayan isro
Ketua ‎KPU Temanggung, M. Yusuf Hasyim, menunjukkan satu di antara surat suara yang rusak karena robek. (yan) 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎ Progres persiapan pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019 di Temanggung mencapai 85 persen.‎ Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung, M. Yusuf Hasyim, di sela-sela sortir dan pelipatan surat suara untuk calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di lapangan indoor GOR Bambu Runcing, Senin (1/4).

"Saat ini kita masih dortir dan pelipatan surat suara DPD, targetnya Selasa siang selesai," katanya.
Dituturkan, surat suara DPD RI memang datang paling belakangan. Surat suara tersebut baru datang pada ‎Rabu (27/3) kemarin.

Sementara, empat jenis surat suara lainnya: surat suara pemilihan presiden-wakil presiden, surat suara untuk DPR RI, DPRD Jateng, dan DPRD Kabupaten, sudah datang terlebih dahulu secara bertahap‎. Pun telah selesai disortir dan dilipat.

"Surat suara DPD yang datang sama dengan yang sebelumnya, sejumlah DPT, tapi ini masih kurang dua persen. Karena tiap TPS nanti dilebihkan dua persen dari DPT," urainya. Diketahui, daftar pemilih tetap (DPT) Temanggung adalah 602.309 orang.

Dituturkan, sama halnya dengan proses sortir terhadap empat jenis surat suara lainnya, dalam sortir surat suara untuk DPD RI ini juga ditemukan lembaran-lembaran yang mengalami kerusakan. Namun, belum diketahui secara pasti berapa jumlah surat suara DPD RI yang rusak.

"Karena proses masih berjalan. Kerusakan yang ada antara lain karena warna pudar, sobek, tak ada watermark di bagian belakang kertas suara, serta bercak-bercak atau luberan tinta," tuturnya.

Proses sortir dan lipat juga melibatkan 350 orang tenaga, yang terbagi dalam 35 kelompok.‎ Tiap kelompok terdiri dari 10 orang dengan satu di antaranya sebagai koordinator kelompok.

"Kemarin kan semat jeda cukup lama usia pelipatan empat jenis surat suara sebelumnya, Alhamdulillah pas kita hubungi kemarin mereka masih antusias, dan semuanya datang," katanya.

Ditambahkan, kekurangan logistik berupa tambahan surat suara serta pengganti surat suara rusak telah dilaporkan kepada KPU Jawa Tengah dan juga KPU RI. Selain surat suara, kekurangan logistik yang ada antara lain 80 kotak suara.

"‎Informasinya, kekurangan logistik akan dikirimkan setelah tanggal 5 April," imbuhnya.

Diakui, molornya distribusi kebutuhan logistik ‎dari pusat sedikit membuat jadwal dan tahapan distribusi di daerah sedikit tertunda. "Kita agak kebingungan atur waktu setting logistik. Tapi yang jelas, pada H-7 nanti logsitik harus sudah terdistribusikan ke tingkat PPK, dan H-1 sudah ada di TPS," akunya.

Disinggung mengenai surat suara yang rusak dan cacat, menurut dia, nantinya akan dimusnahkan. Akan tetapi, Hasyim, belum memastikan kapan pemusnahan tersebut akan dilaksanakan.

"Selain sortir surat suara dan setting logistik, kita juga menyortir lembar C1 plano berhologram, itu kan ada 18 lembar untuk tiap TPS, nanti tidak ada satu lembar saja bisa jadi masalah. Jadi, kita lembur terus belakangan ini, agar semua tahapan sesuai jadwal dan Pemilu nanti lancar dan aman," pungkasnya. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved