ASN di Pemkot Salatiga Deklarasi Tolak Praktik Kampanye Hitam

Para ASN di Lingkungan Pemkot Salatiga menyatakan menolak bentuk kampanye hitam atau bermuatan kebencian, sara dan hoaks, Selasa (2/4/2019)

ASN di Pemkot Salatiga Deklarasi Tolak Praktik Kampanye Hitam
TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS
Kepala Kesbangpol Kota Salatiga Agung Nugroho saat memimpin apel luar biasa ASN terkait netralitas dan ajakan memerangi praktik kampanye hitam di Halaman Pemkot Salatiga, Selasa (2/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menyatakan menolak bentuk kampanye hitam atau bermuatan kebencian, sara dan hoaks, Selasa (2/4/2019)

Pembacaan ikrar serta sikap dan netralitas dalam rangka Pemilu Serentak 17 April 2019 yang akan datang dipimpin langsung Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Salatiga Agung Nugroho.

Dalam Apel Luar Biasa ASN Kepala Badan Kesbangpol Kota Salatiga Agung Nugroho mengatakan seluruh ASN wajib hukumnya mendukung suksesnya Pemilu dan Pilpres 17 April 2019 mendatang.

“Kami juga menolak segala bentuk kampanye yang bermuatan kebencian, sara dan hoaks, mendukung dan mendorong kampanye bermartabat dan beretika, serta menjaga netralitas ASN dalam menyalurkan hak dan kewajiban politiknya secara bertanggungjawab,” terangnya kepada Tribunjateng,com, di sela Apel Luar Biasa ASN di Halaman Pemkot Salatiga, Selasa (2/4/2019).

Pada kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan kepada seluruh ASN supaya mengajak seluruh warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara demoktaris pada tanggal 17 April 2019.

Di luar itu, kata dia, senantiasa mendukung tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berazaskan Pancasila dan UUD 1945.

Menurut Agung, suksesnya pesta demokrasi memiliki tiga indikator yang pertama adalah sukses partisipasi bisa dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu. Kedua lanjutnya sukses pelaksanaan yaitu pemilu dilaksanakan dengan aman dan damai tanpa adanya konflik.

“Kemudian aspek yang ketiga adalah sukses mendapatkan pemimpin ataupun wakil rakyat yang baik, yang membawa kebaikan bagi semua,” katanya.

Untuk diketahui ikrar tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Turut hadir dalam apel ini tersebut di antaranya, Sekda Kota Salatiga, Fakruroji, Asisten Sekda, Kepala SKPD beserta staf di Lingkungan Pemkot Salatiga. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved