Ngopi Pagi

FOKUS : Kompeten atau Impoten

BEBERAPA waktu lalu, saat ngopi pagi di Warung Mbah Man bertemu dengan seorang kawan, yang dulu pernah mengeluhkan karir di tempat kerjanya

FOKUS : Kompeten atau Impoten
tribunjateng/bram
CATUR WISANGGENI wartawan tribunjateng.com 

Oleh Catur Waskito Edy

Wartawan Tribun Jateng

BEBERAPA waktu lalu, saat ngopi pagi di Warung Mbah Man bertemu dengan seorang kawan, yang dulu pernah mengeluhkan karir di tempat kerjanya. Saat itu, saya tanya kenapa keluar padahal program dan konsep kerjanya bagus dan karirnya sebagai karyawan baru di tempat itu termasuk luar biasa.

Kala itu dia mengaku karirnya sudah mentok di jabatan itu. Pasalnya sistem perekrutan dan pemilihan manajer hingga pimpinan di perusahaan itu yang dibutuhkan bukan konsep dan program kerja, tapi yang sangat dibutuhkanhanya hanya kedekatan dengan pucuk pimpinan. 

"Bukankah semua perusahaan, lembaga atau pun perkumpulan hal itu sudah biasa terjadi?" potong Mbah Man yang mendengar obrolan kami. Budaya perekrutan pimpinan hanya berdasarkan penunjukan dan kedekatan semata, bukan adu konsep dan program kerja. 

Secara bersamaan di layar televisi ada berita calon pimpinan yang sedang memperkenalkan bahwa si A ini nanti akan jadi menteri ini dan si B akan diangkat menjadi menteri ini. Kami bertiga pun saling memandang dan berdiam.

"Coba sebelum diumumkan nama-nama itu, mereka ditanya dulu dirinya punya program dan konsep apa untuk posisi yang ditawarkan," guman saya. Mungkin sudah ditanya dan ditanya programnya. Yakin? Entahlah!

Salahkah calon pemimpin seperti ini? Tidak ada yang salah. Tentu sah sah saja, apalagi di Negeri ini bagi-bagi kekuasaan dan posisi masih jamak terjadi, termasuk di kabinet yang berkuasa saat ini.

Tidak hanya di pemerintahan saja, mungkin di beberapa lembaga atau perusahaan sepertinya hal yang sama bisa terjadi. "Kok perusahaanmu mirip proses pemilihan kabinet kita ya," ujar Mbah Man.

Seandainya bila memilih personal dilakukan lelang, siapa pun yang memiliki kapasitas dan kompetensi boleh mengikuti proses untuk berkompetisi adu program dan konsep demi kemajuan negeri ini.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved