Sekolah Inklusi Gelar Pentas Anak-anak Autisme di Peringatan Hari Kesadaran Autisme Sedunia

Peringati Hari Kesadaran Autisme Sedunia, yang jatuh setiap tanggal 2 April, TK Inklusi Fun & Play, memperingatinya dengan kegiatan penampilan drum ba

Sekolah Inklusi Gelar Pentas Anak-anak Autisme di Peringatan Hari Kesadaran Autisme Sedunia
Tribun Jateng/Hesti Imaniar
Anak-anak berkebutuhan khusus autisme, foto bersama dengan Penanggung Jawab dan Psikolog Sekolah Inklusi Fun & Play, Agung Prasetyo (coklat), serta guru sekolah itu, usai bermain drum band di Museum Ronggowarsito, Semarang, dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Autisme Sedunia 2019, pada Selasa (2/4/2019). 

Ia mencontohkan, jika anak dengan autisme diketahui di usia terlambat, misal tidak dari 0 sampai 2 tahun, maka kedepannya akan banyak hal buruk bisa terjadi.

"Oleh karena itu, anak-anak dengan autisme ini sebisa mungkin dideteksi dan diajarkan, serta disekolahkan sejak dini, agar keistimewaan mereka bisa terarah," bebernya.

Untuk Sekolah Inklusi Fun & Play sendiri, saat ini menangani 23 siswa dengan berbagai keistimewaan bawaan lahir.

Mulai dari autisme, speach delay (keterlambatan dalam berbicara), gangguan sosial emosi, dan juga hiperaktif.

"Semuanya itu, masuk dalam jenis sekolah berkebutuhan khusus, sehingga anak-anak yang istimewa itu, bisa mendapatkan masa depan yang bagus," sebutnya, sembari menyampaikan bahwa Sekolah Inklusi itu, berdiri sejak bulan Juli tahun lalu.

Bahkan, termasuk kegiatan tampil tersebut, juga merupakan suatu terapi kepada anak-anak autisme itu mau tampil, dan turut menyadarkan masyarakat bahwa dengan hidup berkebutuhan khusus, masih bisa mendapatkan segala kegiatan yang sama dengan anak-anak lainnya.

"Sebenarnya mudah melihat anak itu memiliki autisme atau tidak, misalnya, seperti tidak takut dengan bahaya apapun, tidak mau bersosialisasi, takut dengan orang lain, merupakan contoh mudah melihat bahwa anak-anak ini, adalah anak-anak yang genius," kata Agung.

Dengan begitu, Agung juga memberikan pesan, bahwa, Tuhan tidak pernah gagal dengan apa yang diciptakan, melainkan, semuanya itu merupakan produk istimewanya.

"Karena itulah, anak-anak dengan autisme ini, merupakan anak-anak yang istimewa, genius, dan memiliki tingkat kepintaran beragam, oleh karenanya, di hari ini mari bersama-sama merangkul anak-anak serta orang tua dari anak berkebutuhan khusus autisme dan lainnya ini," pungkas Agung.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved