Pilpres 2019

AHY Sebut Jumlah Kursi Menteri untuk Demokrat di Prabowo-Sandi Masih Dipertimbangkan

Agus Harimurti Yudhoyono mengonfirmasi pernyataan Direktur Media dan Komunikasi BPN Prabowo-Sandiaga Hashim Djojohadikusumo soal jatah menteri.

AHY Sebut Jumlah Kursi Menteri untuk Demokrat di Prabowo-Sandi Masih Dipertimbangkan
ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berorasi saat pembekalan motivasi para caleg dan pengurus partai Demokrat se-Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Senin (18/3/2019). AHY menyosialisasikan 14 prioritas perjuangan Partai Demokrat untuk rakyat yang harus dilaksanakan oleh semua kader yaitu antara lain menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, membatasi tenaga kerja asing di Indonesia dan mengentaskan pengangguran. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Kogasma (Komando Tugas Bersama) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono telah mengonfirmasi pernyataan Direktur Media dan Komunikasi BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandiaga Hashim Djojohadikusumo soal jatah menteri.

Bagi AHY, pembicaraan jatah menteri bukan hal yang penting pada saat ini dan bisa melukai perasaan rakyat.

Pada Senin (1/4/2019), Hashim Djojohadikusumo mengaku sempat berbicara dengan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal jatah menteri di pemerintahannya kelak jika terpilih.

Hashim memaparkan Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat tujuh kursi menteri, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) enam kursi, sedangkan jatah untuk partai pengusung Prabowo-Sandiaga yang lain masih menjadi pertimbangan.

Ini termasuk nama Agus Harimurti Yudhoyono dan Partai Demokrat.

AHY mengetahui kabar ini dari teman dan media ketika dia berada di Demak, Jawa Tengah.

AHY kemudian mengonfirmasi kabar tersebut secara langsung kepada BPN. Tujuannya adalah tanggapan AHY sesuai dengan apa yang dimaksud oleh Hashim.

"Setelah saya klarifikasi maksud Pak Hashim adalah masih dipertimbangkan jumlah kursi yang ditawarkan untuk Demokrat. Semoga hal ini dipahami secara baik oleh semua pihak,” ujar AHY di sela-sela kampanyenya di Semarang, Jawa Tengah, Senin (1/4/2019) malam.

AHY mengaku pernah mendapat tawaran jabatan menteri secara langsung oleh Prabowo Subianto. Prabowo memberikan penawaran tersebut dalam kapasitasnya sebagai calon presiden yang sedang menggalang koalisi.

"Sama seperti partai pengusung Prabowo-Sandiaga Uno lainnya saya pernah ditawari langsung oleh Pak Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai capres untuk menggalang koalisi,” kata AHY.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved