Kakek Miskin di Brebes Ini Hidupnya Miris, Sebatangkara Hidup di Gubuk di Atas Lahan Jalan Tol

Samsuri (73), warga RT 3 RW 4, Desa Siasem, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes hidup sebatang kara di gubuk berukuran 4x6 meter persegi.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: suharno
Istimewa
Babinsa Desa Siasem, mendatangi gubuk tempat tinggal Samsuri, warga RT 3 RW 4, Desa Siasem, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Kehidupan warga Kabupaten Brebes sebagian masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Bahkan beberapa di antaranya sangat memprihatinkan karena hidup sebatangkara di gubuk.

Di antaranya Samsuri (73), warga RT 3 RW 4, Desa Siasem, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.

Ia tinggal seorang diri di gubuk yang tak layak huni dengan ukuran 4x6 meter.

Mirisnya lagi, gubuknya tersebut sudah lapuk.

70 Persen Bantuan Ayam kepada Warga Miskin di Brebes, Ada Yang Mati hingga Dijual

Samsuri terpaksa hidup dengan mendirikan gubuk di tanah milik jalan tol Pejagan-Pemalang.

Dari pengalaman hidupnya, ia pernah memiliki empat istri dan rumah.

Dari keempat istrinya, ia memiliki empat orang anak.

Akan tetapi, empat istrinya ada yang sudah meninggal dan ada yang menceraikannya.

Bahkan, keempat anaknya pun sudah hidup sendiri-sendiri tanpa mempedulikannya.

"Saya sudah tak punya tempat tinggal. Jadi terpaksa bangun gubuk dari bambu dan seng di lahan deket tol," katanya, Rabu (3/4/2019).

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Samsuri mengandalkan dari hasil jualan pisang yang berada di sekitar gubugnya.

Selain itu, ia menjadi buruh serabutan warga sekitar.

"Kadang ada tetangga yang ngasih makan. Ya bersyukur masih ada yang peduli," ucapnya.

Danramil 03 Wanasari, Kapten Inf Turiman, pernah mendatangi Samsuri dan menyaksikan sendiri kondisi gubuknya.

Menurutnya, gubuk yang selama ini ditinggali Samsuri tak layak dihuni manusia.

"Itu gubuknya dibangun sendiri dan kondisinya sekarang sudah lapuk dan asbesnya sudah retak," ucapnya.

Turiman tak mampu berbuat banyak untuk mengentaskan Samsuri dari kemiskinannya.

Ia hanya memberikan dukungan moril agar Samsuri kuat menjalani kehidupannya.

"Meski hanya moril, tapi itu sangat berarti bagi Samsuri," tuturnya.

Ia menambahkan, melihat kondisi Samsuri sangat membuat iba dan membutuhkan perhatian pemerintah dan seluruh warga sekitar.

Lalu, siapa lagi yang akan memperhatikan ekonomi Samsuri yang berada dalam wilayah Kabupaten Brebes ini?

"Sampai dengan saat ini kondisi Samsuri masih belum mendapatkan kelayakan hidup sebagaimana orang-orang di sekelilingnya," tandasnya. (nal)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved