Terkait Dugaan Nasabah Bobol Bank Jateng, Ditreskrimsus Polda Jateng Butuh Digital Forensik

Ditreskrimsus Polda Jateng akan klarifikasi awal Bank Jateng terkait pelaporan dugaan pembobolan Rp 5,4 miliar yang dilakukan nasabahnya Muh Ridwan.

Terkait Dugaan Nasabah Bobol Bank Jateng, Ditreskrimsus Polda Jateng Butuh Digital Forensik
Bank Jateng_Logo

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Direktorat reserse kriminal khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng akan klarifikasi awal Bank Jateng terkait pelaporan dugaan pembobolan Rp 5,4 miliar yang dilakukan nasabahnya Muh Ridwan.

Direktur reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Hendra Suhartiyono mengatakan pemeriksaan akan dilakukan pada Kamis (3/4/2019).

"Setelah laporan Jumat lalu, Senin (1/1/2019) kemarin kami sudah lakukan koordinasi awal untuk dilakukan pemeriksaan, dan Kamis Insyaallah akan dilakukan pemeriksaan berupa klarifikasi," ujarnya saat dihubungi lewat telepon, Rabu (3/4/2019).

Bayar Pajak di Jepara Kini Bisa Dilakukan via Bank Mandiri dan Bank Jateng

Menurutnya, ada beberapa klarifikasi awal yang akan dilakukan satu di antaranya meminta keterangan terkait adanya dugaan pembobolan ATM.

Selanjutnya, klarifikasi mengenai mekanisme awal terjadinya kasus tersebut.

"Semua ada mekanismenya. Nanti kami akan cek semua," ujar dia.

Setelah melakukan pemeriksaan awal di bank Jateng, pihaknya juga akan memeriksa semua pihak yang dilaporkan Bank Jateng.

Pihak-pihak tersebut diantaranya terlapor Muh Ridwan, dan BCA sebagai bank pengirim.

"Harus dong, nasabahnya diperiksa, semua bertahap tidak langsung semuanya. Ini bank Jateng dulu. Pokoknya semua yang terkait laporan dari Bank Jateng akan kami mintai keterangan," jelasnya.

Di sisi lain, untuk mengungkap kasus tersebut, pihaknya juga akan melakukan forensik digital data.

"Forensik itu butuh. Harus ada forensik data," tuturnya.

Namun, ia mengaku belum akan mendatangkan tenaga ahli forensik untuk mengungkap kasus tersebut.

Pihaknya baru mau akan membeberkan setelah dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"(Ahli forensik) belum, nanti itu. Awalnya, baru klarifikasi Kamis besok. Nanti kalau sudah ditetapkan BAP silahkan konfirmasi kami lagi," tukasnya. (rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved