Bakar Novel Harry Potter Karena Dinilai Ajarkan Sihir, Pastor di Polandia Akhirnya Minta Maaf

Seorang pastor di Polandia akhirnya meminta maaf karena telah memimpin pembakaran sejumlah buku, termasuk novel Harry Potter, di depan umum.

Bakar Novel Harry Potter Karena Dinilai Ajarkan Sihir, Pastor di Polandia Akhirnya Minta Maaf
Facebook Fundaxja SMS Z NIEBA
Sekelompok Penginjil di negara Polandia Membakar Buku Harry Potter 

TRIBUNJATENG.COM, WARSAWA - Seorang pastor di Polandia akhirnya meminta maaf karena telah memimpin pembakaran sejumlah buku, termasuk novel Harry Potter, di depan umum.

Diwartakan kantor berita AFP, Rabu (3/4/2019), aksi pembakaran benda-benda yang diklaim terkait dengan ilmu gaib dan sihir itu memicu gelombang protes.

Insiden ini berawal ketika tiga pastor di sebuah paroki di kota pelabuhan Baltik Gdansk memimpin pembakaran berbagai benda, termasuk novel Harry Potter, setelah misa pada Minggu lalu.

Disebut Mengandung Ajaran SIhir, Sekelompok Penginjil Bakar Novel Harry Potter
Disebut Mengandung Ajaran SIhir, Sekelompok Penginjil Bakar Novel Harry Potter (kolase Booktopia / BBC News)

Mereka membakar barang-barang itu karena diklaim sesuai dengan perintah pada Alkitab untuk tidak mempraktikkan penyembahan berhala.

Setelah menjadi viral dan menuai banyak kritik, serta menjadi berita utama di seluruh dunia, Pastor Rafal Jaroszewicz pada meminta maaf.

Sekelompok Penginjil di Polandia Membakar Buku Harry Potter
Sekelompok Penginjil di Polandia Membakar Buku Harry Potter (Facebook Fundaxja SMS Z NIEBA)

Dia mengatakan ritual yang dijalankan oleh kelompok evangelis bernama SMS From Heaven Foundation itu tidak ditujukan kepada apra penulis, agama, atau kelompok tertentu.

"Jika ada yang bereaksi seperti itu, saya ingin meminta maaf," katanya, seperti dikutip Sky News.

"Publikasi foto yang menunjukkan kehancuran buku-buku dan benda-benda lain yang dibawa secara sukarela oleh para peserta retret juga tindakan tidak baik," ujarnya.

"Saya minta maaf sekali lagi," imbuhnya.

Berbagai buku, termasuk novel harry Potter, dibakar bersama dengan benda lain seperti patung Buddha dan topeng dari Afrika.

Pastor Jarosiewicz dan para imam lainnya telah mendorong umat paroki untuk membawa barang-barang yang mengganggu sehingga pengaruh buruk dapat dibuang.

Beberapa orang Katolik percaya buku-buku Harry Potter mempromosikan sihir.

Sebuah buku karya Stephanie Meyer, yang menulis seri novel Twilight tentang vampir, juga dibakar.

Keuskupan di Polandia menilak untuk berkomentar meski ada seruan agar mengutuk insiden tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bakar Novel Harry Potter, Pastor di Polandia Minta Maaf"

Dinilai Mengandung Ajaran Sihir, Novel Harry Potter Dibakar Sekelompok Penginjil

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved