Dua Siswi Asal Papua Kerjakan UNBK di SMAN 2 Demak, Ini Alasannya

Dua siswi Papua mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mata pelajaran Bahasa Inggris di SMAN 2 Demak, Kamis (4/4/2019).

Dua Siswi Asal Papua Kerjakan UNBK di SMAN 2 Demak, Ini Alasannya
Tribunjateng/Alaqsha Gilang Imantara
Siswi Papua Iriani Jessica Rumpaidus (paling kiri), Kepala SMAN 2 Demak Siti Asiyah (tengah), Siswi Papua Invanor Anna Debora Morin (paling kanan), berswafoto bersama usai mengikuti UNBK Bahasa Inggris Shift 1 di SMAN 2 Demak, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dua siswi Papua mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mata pelajaran Bahasa Inggris di SMAN 2 Demak, Kamis (4/4/2019).

Kedua siswi tersebut yaitu Iriani Jessica Rumpaidus dari kelas XII IPA berasal dari Kabupaten Biak Numfor Papua dan Invanor Anna Debora Morin dari XII IPA berasal dari Kabupaten Biak Numfor Papua.

Kepala SMAN 2 Demak, Siti Asiyah mengatakan jumlah siswa kelas 12 yang mengikuti UNBK sebanyak 476 siswa.

Sementara, dua siswi Papua yang mengikuti UNBK merupakan titipan dari Pemerintah Papua yang telah bersekolah di SMAN 2 Demak sejak duduk di kelas X SMA.

"Sebenarnya SMAN 2 Demak juga memiliki empat siswa Papua yang masih duduk di kelas X dan XI. Rinciannya dua siswa duduk di kelas X, dua siswa di kelas XI. Keempat siswa papua tersebut juga titipan dari pemerintah Papua," ujarnya di SMAN 2 Demak, Kamis (4/3/2019).

Seorang Siswa di Tangerang Pakai Kacamata Hitam Saat Kerjakan UNBK, Alasannya Monitor Terlalu Terang

Dia menjelaskan, sudah sejak 2016 SMAN 2 Demak menerima titipan siswa Pemerintah Papua melalui program Afirmasi yang berpihak kepada mahasiswa pedalaman.

Tahun 2019 ini merupakan tahun kelima SMAN 2 Demak menerima siswa Papua.

"Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjuk SMAN 2 Demak sebagai sekolah satu-satunya di Demak yang menampung siswa Papua karena SMAN 2 Demak merupakan sekolah Adiwiyata berwawasan lingkungan dengan sarana prasarana yang memadai," ucapnya.

Sebelumnya, kata dia, siswa Papua yang dikirim ke SMAN 2 Demak telah melalui seleksi terlebih dahulu.

Setelah mereka lulus diharapkan dapat membangun daerahnya kembali.

"Kehidupan siswa Papua seperti siswa pada umumnya, bisa mengikuti pelajaran dengan baik dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Namun untuk makanan, mereka lebih suka umbi-umbian," sambung dia.

Wakil Bupati Demak, Joko Susanto, mengatakan Pemkab Demak turut bangga SMAN 2 Demak bisa dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menerima titipan siswa Papua sejak 2014.

"Kami mengapresiasi SMAN 2 Demak karena menjadi sekolah SMA satu - satunya di Demak yang menerima siswa dari Pemerintah Papua yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," ucapnya.

Pemkab Demak berharap SMAN 2 Demak mampu mendidik siswa Papua dengan sebaik-baiknya sehingga mampu kembali ke Papua untuk mengembangkan daerahnya ataupun melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved