KPU Karanganyar Coret Enam Caleg Peserta Pemilu 2019, Berikut Nama-Nama Mereka

Menjelang hari pencoblosan dalam Pemilu 2019, KPU Kabupaten Karanganyar mencoret enam calon anggota legislatif (caleg) karena tidak memenuhi syarat.

KPU Karanganyar Coret Enam Caleg Peserta Pemilu 2019, Berikut Nama-Nama Mereka
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Jumpa pers KPU Kabupaten Karanganyar terkait kesiapan Pemilu Serentak Tahun 2019, di kantor KPU setempat, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Menjelang hari pencoblosan dalam Pemilu 2019, KPU Kabupaten Karanganyar mencoret enam calon anggota legislatif (caleg) karena dinilai tidak memenuhi syarat.

Itu diumumkan KPU Kabupaten Karanganyar dalam jumpa pers terkait kesiapan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Aula Kantor KPU, Kamis (4/4/2019).

Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, Triastuti Suryandari mengatakan, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 20 yang telah diubah pada Nomor 31, KPU Karanganyar mencoret nama-nama caleg yang tidak memenuhi syarat.

"Ada enam caleg dari enam parpol yang tidak memenuhi syarat," kata Triastuti.

Dia merinci, mereka yang dicoret itu adalah caleg di Dapil Karanganyar 1 dari PAN atas nama Sri Utari nomor urut 10, Dapil Karanganyar 3 dari PKS atas nama Rossy Fatimah nomor urut 3, Dapil Karanganyar 4 dari Partai Berkarya atas nama Defi Kurniasari nomor urut 3.

"Lalu Dapil Karanganyar 5 ada tiga caleg yakni, dari PDI Perjuangan atas nama Sri Sulistinah nomor urut 8, dari Partai Demokrat atas nama Fitria Gita Ramadhina nomor urut 6, dan Partai Perindo atas nama Ir Sukirno nomor urut 2," lanjutnya.

Selanjutnya, pada saat pelaksanaan Pemilu 2019, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) harus membacakan nama caleg yang tidak memenuhi syarat tersebut, baik sebelum maupun saat penyelenggaraan pemungutan suara.

"Apabila pada saat perhitungan suara caleg tersebut mendapatkan suara, sesuai ketentuan dan suara itu dianggap sah, itu akan masuk ke parpol," terangnya.

Sementara itu, terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Karanganyar, KPU telah melakukan pemutakhiran data pemilih.

Berdasarkan hasil pleno DPT Hasil Perbaikan (DPTHP) pada 2 April 2019, jumlah DPT tidak mengalami perubahan yakni 695.027 pemilih.

Adapun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), pihaknya sudah menetapkannya mengacu pada ketentuan sebelum pasca putusan MK.

Namun, karena ada putusan MK terkait memperpanjang pengurusan soal pindah memilih dengan mengurus surat A5.

"Keputusan soal pindah memilih ini diperpanjang H-7 yakni sampai 10 April 2019 pukul 16.00. Akan tetapi ada perbedaan ketentuan yang bisa mengurus A5 yakni rawat inap, tahanan, tertimpa bencana, dan menjalankan tugas," tuturnya. (Agus Iswadi)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved