Kronologi Penembakan Gedung Pengadilan Agama Sragen, Pelaku Mengaku Cuma Iseng

Terungkapnya kasus penembakan gedung Pengadilan Agama Sragen, Jawa Tengah, membuat heboh masyarakat setempat.

Kronologi Penembakan Gedung Pengadilan Agama Sragen, Pelaku Mengaku Cuma Iseng
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Surianto memaparkan motifnya melakukan penembakan gedung Pengadilan Agama Sragen dalam gelar di Polres Sragen, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Terungkapnya kasus penembakan gedung Pengadilan Agama Sragen, Jawa Tengah, membuat heboh masyarakat setempat.

Pasalnya, pelaku yang melakukannya adalah pihak yang kalah dalam berperkara di institusi ini.

Surianto tidak puas atas putusan pengadilan mengenai harta gono-gini yang dituntut mantan istrinya setelah 14 bulan bercerai. 

Di Mapolres Sragen, Kamis (4/4/2019), Surianto dihadirkan berikut seorang tersangka lain bernama Totok Setiawan.

Surianto merupakan pengusaha cengkeh warga Dukuh Somomulyo, RT 14, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.

Adapun Totok Setiawan (25) warga Dukuh Pelang, RT 1, Desa Seloromo, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.

Satu yang mengejutkan, tersangka tidak mengakui bahwa penembakan itu dilakukan karena dendam.

Dia justru berkilah teror itu didasari niat iseng belaka, tidak ada maksud lain.

Benarkah?

Menurut Surianto, saat perceraian dia dan mantan istri sudah meneken surat keterangan tidak akan menuntut apa pun di kemudian hari.

Halaman
1234
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved