Kasiyo Terkejut Mendapati Tetangganya Gantung Diri di Jemuran Rumahnya

Kasiyo kaget temukan tetangganya meninggal dunia dengan gantung diri di Kampung Bulakrejo, RT 01 Kelurahan Tangkil, Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen

Kasiyo Terkejut Mendapati Tetangganya Gantung Diri di Jemuran Rumahnya
ISTIMEWA
Polsek Sragen Kota melakukan olah TKP di┬áKampung Bulakrejo, RT 01 Kelurahan Tangkil, Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Kasiyo kaget temukan tetangganya meninggal dunia dengan gantung diri di Kampung Bulakrejo, RT 01 Kelurahan Tangkil, Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi mengatakan korban ditemukan gantung diri di jemuran baju rumahnya.

"Korban atas nama Paiman (85) warga Kampung Bulakrejo, RT 01 Kelurahan Tangkil, Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen," ujar Mashadi Jumat (5/4/2019).

Pembunuhan Sadis Dendam Cinta Tak Berbalas, Sofyan Bunuh Wanita SPG, Vagina Korban Ditusuk 3 Kali

Warga Kabupaten Semarang Tega Pukul Ayah Kandungnya Hingga Tewas Lantaran Tak Dibiayai Menikah

Amien Rais Ancam People Power, Budiman Sudjatmiko: Kok Diobrak-abrik dengan Menghasut Kekerasan?

Kronologi kejadian Jumat pagi sekira pukul 06.30 WIB saat tetangga korban Kasiyo (67) melihat uang tercecer dijalan depan rumah korban dalam keadaan sobek.

Kemudian Kasiyo mencoba mengecek didalam rumah dan Kasiyo melihat korban sudah dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali plastik warna kuning yang diikatkan pada bambu.

"Tempat yang digunakan korban adalah tempat menggantungkan baju di belakang rumah," lanjutnya.

Mengetahui kejadian tersebut Kasiyo memberi tahu tetangga lain dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sragen Kota.

Setelah mendapat laporan petugas Polsek Sragen Kota, tim inafis Polres Sragen serta petugas dari Puskesmas Sragen Kota yang dipimpin oleh dr Oka Manuaba melakukan pemeriksaan dan identifikasi kepada korban.

"Barang bukti satu buah lampu senter halogen warna putih merah, satu buah tali plastik warna kuning, dan uang tunai sejumlah Rp 406.000 dalam keadaan sobek," lanjut Mashadi.

Setelah dilakukan pemeriksaan ditubuh korban tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan.

Korban meninggal dikarenakan penyumbatan di saluran pernafasan akibat tali dengan simpul terbuka.

Menurut pengakuan pihak keluarga korban almarhum memiliki riwayat penyakit asma yang tak kunjung sembuh.

Setelah dilakukan pemeriksaan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. (uti)

BREAKING NEWS : Liga 1 2019 Kick Off 8 Mei 2019

Kunjungi Semarang, Cak Nun Singgung Ancaman Amien Rais Akan Lakukan People Power Jika Pemilu Curang

Kecelakaan di Kebumen, Kereta Api Melintas, Dosen dan Mahasiswi Lompat dari Motor, Berakhir Begini

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved