Kuliner Semarang, Nikmatnya Nasi Pecel Koyor Bu Ana Aminah di Lamper Tengah

Salah satu pecel koyor yang wajib dicoba di Semarang adalah Pecel Koyor/Ulek Bu Ana Aminah yang beralamat di Jalan Lampee Tengah Raya.

Kuliner Semarang, Nikmatnya Nasi Pecel Koyor Bu Ana Aminah di Lamper Tengah
TRIBUNJATENG/LIKEADELIA
Seporsi Nasi Pecel Koyor dan sate keong di Bu Ana Aminah , Jalan Lamper Tengah Raya, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nasi pecel merupakan menu makanan yang mudah ditemui di mana saja, termasuk di berbagai sudut Kota Semarang.

Tak hanya terdiri dari sayuran rebus dan bumbu kacang saja, pecel juga biasanya dilengkapi dengan potongan koyor atau urat sapi. 

Salah satu pecel koyor yang wajib dicoba di Semarang adalah Pecel Koyor/Ulek Bu Ana Aminah yang beralamat di Jalan Lamper Tengah Raya.

Warung yang buka dari tahun 2011 ini sudah memiliki banyak pelanggan tetap. 

Terbukti dengan ramainya pelanggan yang tidak pernah sepi dari warung ini.

"Saya jualan sejak tahun 2011, awalnya menunta cuma pecel dan gorengan. Saya ulek langsung waktu itu, tapi karena pelanggan banyak yang tidak sabar saya buat sambalnya di rumah dan menetap di sini," ucap Ana Aminah (51) pemilik warung, kepada Tribunjateng.com, Jumat (5/4/2019). 

Sayur pecel yang dijual bermacam-macam, mulai dari bayam, kangkung, kenikir, kol, potongan kecipir, kacang panjang, tauge, dan bunga turi.

Ana mengatakan jika bunga turi menjadi sayur favorit pelanggannya. 

Kemudian ditambahkan dengan potongan koyor yang sudah diolah dengan bumbu rahasia.

Koyor olahan Ana memiliki tekstur yang lembut dan rasanyapun pas. 

Apalagi saat dipadukan dengan sambal kacang serta sayuran rebus, dan tidak ketinggalan kerupuk nasi, membuat lidah tidak mau berhenti mengunyah. 

Warung nasi pecel koyor Bu Ana Aminah di Lamper Tengah Kota Semarang, yang selalu ramai.
Warung nasi pecel koyor Bu Ana Aminah di Lamper Tengah Kota Semarang, yang selalu ramai. (TRIBUNJATENG/LIKEADELIA)

"Saya sudah langganan di tempat ini. Beda ya sambalnya lebih enak, koyornya gak bikin enek," ucap Lasmi, satu diantara pembeli. 

Selain koyornya, sate keong di warung ini juga wajib dicoba.

Karena sate keong di tempat ini memiliki rasa yang berbeda dengan sate keong pada umumnya.

" Sate keongnya saya bikin sendiri,  rasanya lain dari yang lain. Satu kilo keong yang dipakai cuma seperempat, krenyes-krenyes dan kotorannya saya buang," ucap Ana. 

Sate keongnya tidak berbau tanah dan empuk.

Bumbunga juga meresap sempurna.

Selain sate keong, ada juga pelengkap lain, mulai dari ayam goreng, lele, telor dadar dan ceplok, lumpia, tahu tempe bacem, mendoan dan yang paling favorit adalah bakwannya yang krispi sampai dalam.

Satu porsi nasi pecel bisa didapat dengan harga Rp 6.000, saja. Sedangkan nasi pecel koyor dihargai Rp 16.000,.   

Untuk satu tusuk sate keong harganya Rp 3.000, dan untuk semua gorengan hanya Rp 1.000,. 

Warung ini buka dari pukul 05.00 WIB - 16.00 WIB.

Jika tidak ingin antri, jangan datang pas jam sarapan atau makan siang ya.

Nah bagi kalian pecinta pecel atau sedang berada di Semarang jangan lupa untuk mencoba Nasi Pecel Koyor Bu Ana Aminah ya. 

Dari Simpang Lima Semarang bisa ditempuh sekitar 10 menit. Ambil arah timur ke Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Bridjen Katamso, kemudian di traffic light Gajah Raya belok kanan. 

Lurus sekitar 500 meter, lokasinya berada di kanan jalan. (Tribunjateng/lex) 

Penulis: Like Adelia
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved