Luka Bakar Karyawan Warung Sate di Karanganyar Capai 30 Persen, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Kebakaran terjadi di warung sate kambing Bu Hj Bejo yang terletak di Jalan Solo-Sragen Km 10 Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Jumat (5/4/2019).

Luka Bakar Karyawan Warung Sate di Karanganyar Capai 30 Persen, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Sisa kebakaran di warung sate kambing Bu Hj Bejo yang terletak di Jalan Solo-Sragen Km 10 Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kebakaran terjadi di warung sate kambing Bu Hj Bejo yang terletak di Jalan Solo-Sragen Km 10 Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, Jumat (5/4/2019).

Karyawan warung makan, Gunawan (32) dilarikan ke RSU Indo Sehat karena mengalami luka bakar.

Pemilik warung sate kambing Bu Hj Bejo, Rita (40) menuturkan, saat itu ia hendak menurunkan beras dari mobil bersama karyawannya, Mujono sekitar pukul 07.00.

Saat keluar dari mobil sudah terlihat banyak asap hitam dari warung miliknya.

“Saya langsung minta tolong warga sekitar untuk membantu (memadamkan api). Saat itu mau membuka warung, di dalam warung ada satu karyawan dan ternyata sudah terjebak di kamar mandi,” katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (5/4/2019).

Rita menambahkan, karyawannya yang terjebak di kamar mandi harus dilarikan ke RSU Indo Sehat karena menerobos api di sekitaran kamar mandi.

Sementara itu, dokter RSU Indo Sehat, Mintarsih mengatakan, korban mengalami luka bakar mencapai 30 persen.

"Luka bakar terjadi di bagian perut, punggung, dan kepala (wajah)," jelasnya.

Saat ditemui Tribunjateng.com di ruang perawatan, Gunawan menjelaskan, saat itu ia sedang membersihkan kamar mandi.

“Saya tidak tahu kalau ada kebakaran, ketika membuka pintu kamar mandi, terlihat kepulan asap hitam dan api. Saya keluar menerobos api tersebut,” ungkapnya.

Saat dihubungi Tribunjateng.com, Kapolsek Jaten AKP Lukman T Nofianto menjelaskan, penyebab kejadian kebakaran itu belum bisa dipastikan.

Mengingat sampai saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.

Adapun total kerugian ditaksir Rp 100 juta. (Agus Iswadi)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved