Tabligh Akbar Dan Doa Bersama di Karanganyar, Munajat Teciptanya Pemilu 2019 Damai

Menjelang pesta demokrasi 2019, Polres Karanganyar menggelar tabligh akbar dan doa bersama dalam rangka bermunajat terciptanya Pemilu 2019 aman, damai

Tabligh Akbar Dan Doa Bersama di Karanganyar, Munajat Teciptanya Pemilu 2019 Damai
Tribun Jateng/agus iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Tabligh Akbar dan Doa bersama menjelang Pemilu 2019 yang diselenggarakan Polres Karanganyar di Plaza Alun-alun Karanganyar, Kamis (4/4/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Menjelang pesta demokrasi 2019, Polres Karanganyar menggelar tabligh akbar dan doa bersama dalam rangka bermunajat terciptanya Pemilu 2019 aman, damai, dan sejuk.

Tabligh akbar dan doa bersama itu berlangsung di Plaza Alun-alun Karanganyar, Kamis (4/4/2019) malam

Tampak ratusan masyarakat hadir dalam kesempatan itu. Turut hadir pula Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto beserta jajaran Forkopimda Karanganyar.

Acara bertajuk Tabligh Akbar dan doa bersama itu dipimpin oleh Habib Alwi Bin Nuh Al Haddad dan KH. Abdulah Saad.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Effendi mengajak masyarakat untuk menciptakan Pemilu 2019 damai, aman, dan sejuk. "Perlu kami sampaikan, terkait dengan situasi yang berkembang. Para jamaah diharapkan bisa menjadi mesin pendingin, selain itu juga mengantisipasi informasi atau berita hoaks. Apabila mendapat informasi, masyarakat harus bijak. Jangan langsung diterima begitu saja," katanya

Ia juga mengajak para jamaah untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019. "Jangan sampai terjadi perpecahan karena pilihan yang berbeda," tuturnya

Adapun pasca gelaran 5 tahun itu usai, ia meminta jamaah tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Melaui tabligh akbar dan doa bersama ini, "Marilah bermunajat dan bermuhasabah supaya pada saat pelaksanaan Pemilu 2019 dapat berjalan damai, aman dan sejuk. Sehingga Kabupaten Karanganyar bisa menjadi contoh," jelasnya

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan, ini merupakan upaya Polres Karanganyar untuk mengajak semua pihak dengan harapan hajat besar Pemilu 2019 bisa berjalan damai lancar, serta tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan.

"Saya pengen Karanganyar jadi contoh yang bagus, ayem, tentrem. Menjadikan suasana Pemilu menggembirakan, jangan dibawa ke suasana yang tegang," jelasnya

"Direm ngedikani (ditahan bicaranya), disarehke (buat hati tenang), dipercayakan kepada lembaga-lembaga penyelenggara. Karena semua berdasarkan hasil munajat yang disepakati bersama," lanjutnya

Juliyatmono juga meminta kepada para jamaah untuk senantiasa menjaga situasi. "Jadilah pemadam kebakaran, biar supaya semua menjadi ayem tentrem. Jangan sampai malah dikipas-kipasi dadi anget kabeh. Karena tidak mampunya mengendalikan diri," tandasnya.(*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved