Wali Kota Pekalongan Wacanakan Pasar Banjarsari Mulai Dibangun Bulan Ini

Harapan para pedagang Pasar Banjarsari yang kini ditempatkan di pasar darurat Sorogenen akan segera direalisasikan Pemkot Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan Wacanakan Pasar Banjarsari Mulai Dibangun Bulan Ini
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kondisi pedagang pasar darurat Sorogenen Kota Pekalongan yang menanti kehadiran pembeli, Jumat (5/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Harapan para pedagang Pasar Banjarsari yang kini ditempatkan di pasar darurat Sorogenen akan segera direalisasikan Pemkot Pekalongan.

Diketahui Pasar Banjarsari yang terbakar tahun lalu, terpaksa pedagang dipindahkan ke pasar darurat Sorogenen serta pasar darurat Patiunus.

Pemkot Pekalongan menargetkan tahun depan atau pada 2020 Pasar Banjarsari sudah bisa ditempati para pedagang dan direncanakan pembangunan akan dilaksanakan pada April ini.

Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz saat memaparkan 10 program usulan ke Pemprov Jawa Tengah beberapa waktu lalu mengatakan, pembangunan Pasar Banjarsari Pekalongan sebagai salah satu prioritas.

"Memang pembangunan Pasar Banjarsari merupakan prioritas kami. Kami sudah mengusulkannya ke Pemprov Jawa Tengah senilai Rp 10 miliar untuk melanjutkan pembangunan pasar tersebut," jelasnya, Jumat (5/4/2019).

Saelany menuturkan, kemungkinan pembangunan akan dilaksanakan April 2019 agar Pasar Banjarsari segera terselesaikan.

Baca juga : Pedagang Pasar Darurat Sorogenen Pekalongan Merugi Karena Makin Sepi Pembeli

"Kami ingin perekonomian di Kota Pekalongan bisa kembali bangkit karena permasalahan di Kota Pekalongan selain banjir rob, yaitu angka pengangguran semakin tinggi, yang disebabkan terbakarnya Pasar Banjarsari," tuturnya.

Selain pembangunan Pasar Banjarsari, ia juga menjelaskan sembilan usulan bantuan ke Pemprov Jateng senilai sekitar Rp 33 miliar.

"Selain pembangunan Pasar Banjarsari, kami juga mengusulkan pembangunan stasiun pompa di Kelurahan Degayu, Panjang, dan Pabean. Lalu peningkatan Jalan Angkatan 66, Jalan Tondano, dan Jalan Ahmad Yani," tuturnya.

Lalu, lanjutnya, pembangunan kolam retensi, technopark, dan penambahan alat kesehatan di puskesmas se-Kota Pekalongon.

"Total anggaran yang kami ajukan lebih dari Rp 43 miliar," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved