Wakil Ketua DPD Golkar Wonosobo: Disiplin Partai Harus Ditegakkan Untuk Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Wonosbo, Ungkur Sutanto meminta kadernya displin menangkan Jokowi-Maruf.

Wakil Ketua DPD Golkar Wonosobo: Disiplin Partai Harus Ditegakkan Untuk Menangkan Jokowi-Ma'ruf
Wikipedia
Logo Partai Golkar 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Wonosbo, Ungkur Sutanto, mengatakan pemilihan umum (Pemilu) 2019 merupakan pertaruhan besar bagi partai berlambang pohon Beringin.

Karena, menurutnya, Pemilu kali ini dilaksanakan secara serentak, baik pemilihan presien (Pilpres) maupun pemilihan legislatif (Pileg).

‎"Menurut beberapa lembaga survei yang kredibel, posisi Partai Golkar berada aman pada tiga besar, namun tetap saja Golkar harus lebih bekerja keras untuk memenangkan Pemilu," kata Ungkur, melalui layanan pesan singkat WhatsApp (WA), Sabtu (6/4/2019).

Dahulu Jokowi-JK Kalah di Banten, Maruf Amin Klaim Pilpres 2019 Unggul Tipis di Banten

Menurutnya, Golkar harus memperoleh banyak kursi di legislatif, mulai di tingkatan DPR RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten/Kota.

Selain itu, Golkar juga harus memenangkan pasangan calon (Paslon) Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Wiodo (Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin.

"Di sinilah, marwah dan martabat Partai Golkar dipertaruhkan," ucapnya.

Dalam konteks itulah, sambungnya, para kader harus memahami substansi dari Surat DPP Partai Golkar, Nomor: SE-25/GOLKAR/III/2019, tentang: Pemenangan Partai Golkar dalam Pemilu 2019 tertanggal 14 Maret 2019, yang ditujukan kepada Ketua/Plt Ketua DPD Provinsi, DPD Kabupaten/Kota dan Caleg DPR RIDPRD Provinsi/Kabupaten/Kota.

‎"Tentu kita masih ingat bagaimana Pilpres 2014, di mana Paslon yang didukung dan diusung Partai Golkar (Prabowo-Hata) mengalami kekalahan. Kita semua tentu tak ingin hal itu terulang kembali saat ini, karena itu disiplin partai harus ditegakkan, mutlak," ucapnya.

Kampanye di Temanggung, Sandiaga Uno Bantah Anti Tahlil dan Salawat

Untuk itu, ia menegaskan, saat inilah kader harus bersatu-padu, terlebih karena Pemilu kali ini berjalan serentak.

Ia kembali mengingatkan, ‎kemenangan bagi Partai Golkar tidak hanya diukur dengan meraih suara banyak dan masuk dalam tiga besar.

Tapi kemenangan itu juga harus diraih dengan kemenangan Paslon 01.

"Maka, pengurus dan Caleg harus bahu-membahu. Saling berkoordinasi dan harus selalu melakukan evaluasi. Semua harus tunduk dan patuh pada garis 'komando' partai. Disiplin harus ditegakkan," ia kembali menegaskan. (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved