Maksimal Empat Hari Logistik Pemilu Disimpan Tiap Kecamatan, H-1 Pencoblosan Sudah di TPS

KPU Kota Semarang akan mendistribusikan logistik pemilu ke seluruh kecamatan pada pekan ini. Sebelumnya dilakukan pengesetan.

Maksimal Empat Hari Logistik Pemilu Disimpan Tiap Kecamatan, H-1 Pencoblosan Sudah di TPS
TRIBUN JATENG/M ZAENAL ARIFIN
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - KPU Kota Semarang akan mendistribusikan logistik pemilu ke seluruh kecamatan pada pekan ini.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Cassandra Gultom mengatakan, saat ini pihak sedang melakukan pengesetan logistik untuk masing-masing kecamatan.

Usai pengesetan, lalu dilakukan verfikasi guna memastikan ketersediaan logistik sesuai masing-masing daerah pilihan (dapil).

"Kami verifkasi lagi agar tidak ada kesalahan dapil. Logistik harus tepat waktu, tepat guna, tepat tujuan, sehingga tidak ada surat suara yang berlebihan," terang Nanda, sapaan Ketua KPU Kota Semarang, Minggu (7/4/2019).

Nanda menuturkan, KPU Kota Semarang akan mengadakan rapat koordinasi dengan para Kapolsek, Camat, dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terkait pendistribusian logistik pemilu pada Senin (8/4/2019).

Pihaknya berkoordinasi agar pihak terkait turut mengawal, mengamankan, dan menjaga logistik ini aman hingga ke tiap tempat pemungutan suara (TPS).

Logistik pemilu ini, lanjut Nanda, akan disimpan di kecamatan paling lama tiga hingga empat hari.

Lalu, PPK akan mendistribusikan logistik pemilu ke masing-masing TPS pada 16 April 2019.

"Karena ini tinggal pendistribusian, kami kira persiapannya sudah 85 persen," ucapnya.

Disamping persiapan pendistribusian, Nanda juga masih menunggu surat suara yang dinyatakan tidak layak atau rusak.

Adapun surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) yang tidak layak sekitar 1.200 lembar atau 0,01 persen dari total 1.201.384 surat suara.

Sedangkan surat suara calon anggota legislatif (caleg) maupun DPD RI yang tidak layak jumlah bervariarif mulai dari satu hingga tiga persen dari jumlah total surat suara.

"Surat suara yang tidak layak pekan ini juga akan datang. Kami pantau terus dan dipastikan tidak akan terlambat," tegas Nanda. (Eka Yulianti Fajlin)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved