Rabu Malam di Kendal, Pengajian Haul KH M Wildan Abdulchamid Bersama Gus Mus dan KH Quraish Shihab

Haul ke 3 Almaghfurlahuma KH Muhammad Wildan Abdulchamid dan KH Abdulchamid (Mbah Chamid) pada Rabu (10/4/2019) sore di Ponpes Raudlatul Muta'alimin.

Rabu Malam di Kendal, Pengajian Haul KH M Wildan Abdulchamid Bersama Gus Mus dan KH Quraish Shihab
Via Intisari
Quraish Shihab 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Muta’alimin yang berada di Jalan Habibroyo Nomor 19 Kelurahan Pegulon Kecamatan Kendal Kota Kabupaten Kendal itu bakal menggelar Haul ke 3 Almaghfurlahuma KH Muhammad Wildan Abdulchamid dan KH Abdulchamid (Mbah Chamid) pada Rabu (10/4/2019) sore.

Perayaan haul tersebut direncanakan dipusatkan di halaman ponpes dan dimulai pukul 18.30.

Kegiatan rutin tahunan ini, kali ini akan dihadiri KH Ahmad Mustofa Bisri atau akrab disapa Gus Mus, Pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin Leteh Rembang.

Selain Gus Mus, juga ada Direktur Pusat Studi Alquran KH Quraish Shihab dan Pengurus PBNU KH Said Asrori.

Gus Mus
Gus Mus (KOMPAS.com/SABRINA ASRIL)

Pengasuh Ponpes Raudlatul Muta'alimin Kendal, Mohammad Farid Fad mengatakan, haul tersebut untuk mengenang napak tilas Almaghfurlah KH Muhammad Wildan Abdulchamid dimana semasa hidupnya mengabdikan diri untuk masyarakat.

Menurutnya, keteladanan yang dilakukan KH Muhammad Wildan Abdulchamid melahirkan sikap saling menghormati di masyarakat Kendal dan sekitarnya.

"Tema haul kali ini yakni Mengenang Kiai Merawat Tradisi sebagai upaya mengenang napak tilas beliau," ujarnya, Minggu (7/4/2019).

Ia menambahkan, pelaksanaan haul itu dimulai melalui serangkian kegiatan seperti ziarah makam KH Muhammad Wildan Abdulchamid pada Rabu (10/4/2019) pukul 15.00.

Selanjutnya para santri membaca manaqib di kediaman KH Muhammad Wildan Abdulchamid dan sebagai puncaknya adalah pengajian pada malam harinya.

"Haul ini menyediakan momentum menangkap jejak-jejak nilai keteladanan dari para kiai Nusantara terdahulu yang berjuang mewakafkan diri untuk agama dan negeara, untuk dipendarkan dan diamalkan di masa sekarang dan yang datang," pungkasnya. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved