Besok, Pemred Tribun Jateng Bedah 'Dusta Yudistira' di Unnes, Menyoal Hoaks dan Media Massa

Besok, Selasa (9/4/2019) pukul 09.00, buku kumpulan esai pertama 'Dusta Yudistira' karya Achiar M Permana diluncurkan.

Besok, Pemred Tribun Jateng Bedah 'Dusta Yudistira' di Unnes, Menyoal Hoaks dan Media Massa
ISTIMEWA
Peluncuran dan bedah buku Dusta Yudistira karya Achiar M Permana di Unnes Kampus Sekaran Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Besok, Selasa (9/4/2019) pukul 09.00, buku kumpulan esai pertama 'Dusta Yudistira' karya Achiar M Permana diluncurkan.

Kegiatan bertajuk '(Jangan) Ada Dusta di Media Kita' itu berlangsung di Ruang Sosrokartono Gedung B8 Lantai II Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Kampus Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Tak sekadar diluncurkan, buku yang merefleksikan Hari Pers Nasional (HPN) tersebut juga akan dikupas oleh dua narasumber, yakni Pemimpin Redaksi Harian Tribun Jateng Cecep Burdansyah dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah Amir Machmud NS.

Dalam kegiatan yang dinilai sang penulis buku sebagai forum merayakan Dusta Yudistira itu, dipandu Dr Sucipto Hadi Purnomo.

Dia adalah dosen Sastra Jawa Unnes serta penulis buku 'Belajar Dusta di Sekolah Kita'.

Sebagai informasi awal tentang narasumber, Cecep Burdansyah adalah nahkoda Tribun Jateng sejak 2017.

Sebelumnya Kang Cecep, sapaan akrab Cecep Burdansyah bertugas sebagai pemimpin redaksi Tribun Jabar

Berkait dunia tulis-menulis tidak diragukan lagi rekam jejaknya, terlebih jika dikaitkan dengan sastra Sunda.

Kang Cecep adalah pengarang carita pondok (carpon), cerita pendek berbahasa Sunda.

Carpon karyanya, Bilatung, pernah mendapatkan penghargaan dari Lembaga Basa Jeung Sastra Sunda (LBSS) pada 1990 silam.

Halaman
12
Penulis: deni setiawan
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved