Audrey Siswi SMP Pontianak Korban Pengeroyokan Dapat Dukungan dari Artis Hingga Selebgram

Siswi SMP Pontianak, Audrey (14) adalah korban pengeroyokan siswi SMA di dua tempat berbeda.

Audrey Siswi SMP Pontianak Korban Pengeroyokan Dapat Dukungan dari Artis Hingga Selebgram
ISTIMEWA
Viral Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Artis hingga Selebgram Angkat Suara salah satunya awkarin 

TRIBUNJATENG.COM, PONTIANAK - Siswi SMP Pontianak, Audrey (14) adalah korban pengeroyokan siswi SMA di dua tempat berbeda. Akibat pengeroyokan itu, Audrey harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. 

Kasus ini mendapat perhatian sejumlah artis dan selebgram.

Satu di antaranya Awkarin bernama lengkap Karin Novilda merupakan seorang selebriti internet asal Indonesia yang aktif di media sosial seperti Instagram dan YouTube.

Hotman Paris Turun Tangan Hadapi Kasus Audrey #JusticeForAudrey: Pelaku di Bawah Umur Bisa Diadili

Heboh Ada Pria Mengambang di Bawah Jembatan Kali Berok Semarang, Warga Kaget Setelah Diangkat

Jokowi: Awas, Saya Berasal dari Solo, Jangan sampai 84 Persen Lagi

Suami Istri Ciuman Saat Puasa, Batal Tidak? Penjelasan Mengenai Hukumnya

Wanita kelahiran Jakarta, 29 November 1997 atau 21 tahun ini akhirnya turut angkat suara terhadap kasus  yang menimpa seorang siswi Pontianak, Au yang diduga menjadi korban pengeroyokan siswi SMA.

Awkarin melalui insta storynya menuliskan keprihatinkan atas kasus yang mencoreng dunia pendidikan ini.

Ia menuliskan tagar #justiceforaudrey.

Bahkan ia mengaku siap memberikan dukungan langsung untuk korban Au di Pontianak. 

awkarin tentang audrey
awkarin tentang audrey (ISTIMEWA)

"doakan ya, jika diberi kesempatan dan waktu, aku akan ke pontianak, memperjuangkan hak audrey dan hak asasi wanita,"tulisnya

Bahkan menjawab salah satu pesan dari netizen yang mengatakan persoalan ini bakal diselesaikan dengan cara kekeluargaan lantaran diduga orang tua pelaku merupakan pejabat, Awkarin dengan tegas tidak menyetujui hal itu.

"mau orang tuanya siapa kek. gak bener kalo orang tuanya membenarkan anaknya berlaku seperti itu. jabatan gak dibawa mati. cara parenting orang tua akan turun menurun ke anak dan cucu. kalo emang damai bener bener secara damai dr kedua belah pihak gapapa deh. tapi kalau damai yang dipaksa karena diancam. saya tidak setuju,"tulisnya kemudian

JusticeForAudrey : Putri Ahok Sarankan Berhenti Memaki dan Membenci Pelaku

Nikita Mirzani : Pengeroyokan 12 Siswa SMA pada Siswi SMP Bikin Miris dan Gemeteran Baca Beritanya

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved