Breaking News:

Jumlah GTT Kabupaten Purbalingga Kian Berkurang, Plt Bupati: Dampak PP Nomor 49 Tahun 2018

Plt Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Kontrak Guru Tidak Tetap (GTT).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Plt Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Kontrak Guru Tidak Tetap (GTT) di Pendopo Cahyana Kantor Bupati Purbalingga, Selasa (9/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Plt Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Kontrak Guru Tidak Tetap (GTT) di Pendopo Cahyana Kantor Bupati Purbalingga, Selasa (9/4/2019).

SK itu diserahkan kepada 223 guru.

Mereka adalah para GTT yang selama ini mengabdi di wilayah Kecamatan Karangreja, Karangjambu, Karangmoncol, Karanganyar, dan Kertanegara.

Tiwi, sapaan akrab Dyah Hayuning Pratiwi itu mengatakan, GTT juga merupakan bagian dari aparatur pemerintah.

Sehingga menurutnya, wajib melaksanakan tiga fungsi utama aparatur sipil negara (ASN), yakni sebagai pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan publik, dan perekat pemersatu bangsa.

“Wajib tegak lurus terhadap apa yang menjadi arahan pemerintah. Sebagaimana Panca Prasetya Korpri Nomor 1. Apakah elok jika mencari penghidupan di pemerintahan, tetapi menjelek-jelekan pemerintah dan di belakang menjadi provokator,” katanya.

Plt Bupati Tiwi berpesan, agar GTT juga berperan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

Sebagai guru, sudah sepantasnya mereka menjadi teladan lingkungan sekitarnya.

Bukan penebar ujaran kebencian, hoaks, dan hal buruk lainnya.

SK perpanjangan masa kerja GTT ini menurut dia, merupakan hasil evaluasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved