Pemilu 2019

KPU Salatiga Tolak Warga Urus Pindah Pemilih Karena Tidak Penuhi Syarat MK

KPU Kota Salatiga terpaksa menolak melayani puluhan warga yang hendak melakukan pengurusan lokasi pindah pilih atau formulir A5 dari daerah asal

KPU Salatiga Tolak Warga Urus Pindah Pemilih Karena Tidak Penuhi Syarat MK
TRIBUNJATENG/ M NAFIUL HARIS
Sejumlah warga mengantre giliran mengurus pindah pilih di KPU Salatiga, Selasa (9/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga terpaksa menolak melayani puluhan warga yang hendak melakukan pengurusan lokasi pindah pilih atau formulir A5 dari daerah asal untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 mendatang.

Keputusan itu dibuat berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisioner KPU Kota Salatiga Jalal Pambudi mengatakan, warga yang tidak mendapat pelayanan pengurusan formulir A5 karena dinilai tidak memenuhi syarat sesuai ketentuan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK nomor 20 tahun 2019, kata dia, menyatakan pelayanan pindah memilih hanya mengakomodasi pemilih dengan keadaan tertentu.

“Seperti kondisi tidak terduga di luar kemampuan dan kemauan pemilih karena sakit. Lalu, tertimpa bencana alam, kemudian menjadi tahanan, dan atau bertugas pada saat pemungutan suara,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (9/4/2019).

Menurut Jalal, paling lambat bagi masyarakat umum yang ingin melakukan pengurusan pindah pilih telah di layani maksimal sampai H-30 atau sekira 13 Maret 2019 lalu.

Sedang perpanjangan sekarang hanya diperbolehkan untuk warga dengan empat kategori tertentu tersebut.

“Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) khusus akan dilayani KPU Salatiga maksimal sampai Rabu (10/4/2019) hingga pukul 16.00 WIB,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan data KPU Kota Salatiga jumlah DPT pada pemilu tahun ini tercatat sebanyak 135.149 pemilih.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved