Pemilu 2019

Tinggal Sepekan Pemilu 2019, Surat Suara di KPU Salatiga Masih Kurang

Kurang lebih sepekan menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga masih kekurangan surat suara sekira 500 lembar.

Tinggal Sepekan Pemilu 2019, Surat Suara di KPU Salatiga Masih Kurang
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Ilustrasi / Petugas mengepak surat suara hasil sortir di Gudang KPU Kabupaten Kendal, Selasa (9/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA- Kurang lebih sepekan menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga masih kekurangan surat suara sekira 500 lembar.

Ketua KPU Salatiga Syaemuri Albab mengatakan kertas suara yang kurang berasal dari bebagai jenis.

Dikatakannya, kekurangan surat suara yang ada tersebut setelah dilakukan penyortiran beberapa waktu sebelumnya dan mengalami kerusakan. 

"Dari hasil menyortir itu ditemukan ada kertas suara yang rusak sehingga jumlahnya berkurang," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (9/4/2019).

Menurut Syaemuri untuk kekurangan surat suara tersebut meliputi masing-masing  jenis sekitar 100 lembar baik untuk pemilihan DPR RI, DPRD Jateng, DPRD Kota dan Pilpres.

Untuk menutup kekurangan itu, lanjutnya, hanya bisa menunggu kiriman dari KPU pusat yang mana dijadwalkan dalam waktu dekat akan tiba.

"Untuk saat ini semua logistik pemilu sudah didroping ke gudang-gudang penyangga di masing-masing kecamatan. Droping ke gudang penyangga ini untuk memudahkan distribusi ke TPS-TPS nantinya," katanya.

Syaemuri menegaskan, nanti pada saat mendekati hari H pencoblosan semua logistik pemilu  yang dikirim ke TPS melalui PPS, berangkat dari gudang-gudang  penyangga.

Lebih lanjut kata Syaemuri, dalam pendistribusian nanti, terutama pengiriman surat suara,  pihak KPU sudah berkoordinasi dengan Polres Salatiga untuk melakukan penjagaan ekstra. Karena logistik ini merupakan rohnya (alat) untuk Pemilu.

“Jadi pada saatnya droping ke PPS dan ke TPS ada pengawalan ketat dari pihak kepolisian," ujarnya.

Diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Salatiga sebanyak 135.149 pemilih. Karena bertambahnya jumlah pemilih itu, lanjut Syaemuri, maka KPU Salatiga menambah lima tempat pemungutan suara (TPS) sehingga menjadi 614 TPS.

Penambahan lima TPS itu kata dia, meliputi Kecamatan Tingkir, dan Sidorejo karena banyaknya pemilih pemula atau baru pada pemilu tahun ini.

"Rinciannya 3 di Kecamatan Tingkir dan 2 di Kecamatan Sidorejo, karena penambahan yang signifikan pemilih baru  ada di dua kecamatan itu,” katanya.(ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved