Bazar Sembako di Halaman Makodim Kendal, Warga Bisa Beli Sembako Senilai 42 Ribu Seharga 10 Ribu

Sebanyak 2.500 paket sembako murah itu dijual kepada warga yang membutuhkan dari tiap kecamatan

Bazar Sembako di Halaman Makodim Kendal, Warga Bisa Beli Sembako Senilai 42 Ribu Seharga 10 Ribu
Tribunjateng.com/Dhian Adi Putranto
Tni dan Pegawai PT Jasindo melayani warga untuk mendapatkan sembako murah 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bantu warga mendapatkan sembako dengan harga murah, Kodim 0715 Kendal bersama PT Jasa Indonesia (Jasindo) adakan bazar sembako murah di halaman Makodim 0715 Kendal pada Rabu (10/4) siang.

Sebanyak 2.500 paket sembako murah itu dijual kepada warga yang membutuhkan dari tiap kecamatan. Tiap paketnya ditaksir berharga sebesar 42 ribu rupiah, namun warga dapat menembus paket sembako itu dengan harga 10 ribu saja.

Kepala Unit CSR Jasindo, Reni Rizal mengatakan bazar sembako murah itu diadakan agar masyarakat luas menerima manfaat dari keuntungan yang berhasil BUMN raih selama ini.

"Setiap tahun BUMN mendapatkan keuntungan dari usahanya oleh karena itu dalam untuk memberikan manfaat dibuatkan bazar ini dengan menggandeng Kodim 0715," tutur Reni

Sementara uang hasil dari penjualan pada bazar sembako murah ini, pihaknya akan manfaatkan untuk meningkatkan rumah ibadah yang berada di Sekitar Kodim.

"Sehingga uang ini kembali lagi bermanfaat bagi masyarakat. Selain disini kami juga mengadakan kegiatan serupa di Surabaya," tuturnya

Kepala Staf Kodim 0715, Mayor Inf Tri Santoso mengatakan kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan HUT BUMN Ke 21 dan HUT ke-73 Persatuan Istri Tentara.

"Disini kami meminta Babinsa untuk mendata warga yang membutuhkan sembako murah. Kedepan harapan kami sinergitas antara Kodim dan BUMN dapat ditingkatkan agar semua masyarakat mendapatkan manfaat," tuturnya

Sementara itu, Agus warga Desa Jenarsari menuturkan paket sembako yang dirinya beli dengan harga murah itu berisi beras, minyak goreng, gula, garam dan ikan dalam kaleng. Menurutnya untuk warga yang mengalami kesulitan ekonomi akan kesulitan untuk membeli semua itu dengan harga pasaran.

"Ini sangat membantu warga, karena warga dapat barang senilai 40 ribu namun hanya mengeluarkan uang 10 ribu saja," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved