Karena Pekerja Perempuan Dominan di Kota Tegal, Dinkes Galakkan Program Ini

Besarnya perempuan yang menjadi pekerja, mendorong Dinkes Kota Tegal menggalakkan program Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP).

Karena Pekerja Perempuan Dominan di Kota Tegal, Dinkes Galakkan Program Ini
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kepala Dinkes Kota Tegal Sri Primawati Indrasawari sosialisasikan program GP2SP di Ruang Pertemuan Dapoer Tempoe Doeloe, Rabu (10/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Sekitar 41,76 persen dari 13.018 total pekerja di Kota Tegal adalah perempuan.

Besarnya perempuan yang menjadi pekerja, mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal menggalakkan program Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP).

Tujuannya, agar pekerja perempuan Kota Tegal selalu sehat, bugar, dan produktif.

Yang secara tidak langsung pula akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga mereka.

“Itu yang memicu kami implementasikan program GP2SP Kota Tegal. Itu sebagai upaya meningkatkan kesehatan kerja perempuan,” papar Kepala Dinkes Kota Tegal, Sri Primawati Indrasawari di Ruang Pertemuan Dapoer Tempoe Doeloe Kota Tegal, Rabu (10/4/2019).

Prima memaparkan, menurut Satker Pengawas Ketenagakerjaan eks- Karesidenan Pekalongan mencatat ada 524 perusahaan di Kota Tegal.

Kemudian, tambah dia, jumlah pekerja di Kota Tegal mencapai 13.018 orang dengan presentase 58,24 persen pekerja laki-laki dan 41,76 persen perempuan.

Program GP2SP itu, pemerintah berupaya meningkatkan kepedulian dan memperbaiki kesehatan pekerja perempuan sehingga dapat lebih produktif.

Caranya, lanjut Prima, melalui meningkatkan kesehatan dan gizi pekerja perempuan untuk mencapai produktivitas kerja yang optimal.

"Terutama keselamatan pekerja perempuan saat bekerja. Mereka harus betul-betul siap jika hamil, menjaga kesehatan anaknya. Selain itu, mereka juga harus tahu cara mendidik dan menjaga anaknya mulai dari kehidupan 1.000 hari anak,” jelas Prima.

Agar progam tersebut dapat direalisasikan di Kota Tegal, menurut dia, perlu dukungan dan komitmen semua pihak, baik lintas program, lintas sektor, maupun pemangku kepentingan dalam hal ini pengusaha dan pekerja. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved