Kasus Audrey Siswi SMP Pontianak Dikeroyok, Jokowi: Saya Perintahkan Kapolri Tegas Tangani Ini

Kasus Audrey siswi SMP di Pontianak dikeroyok membuat Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengusut tuntas kasus ini.

Kasus Audrey Siswi SMP Pontianak Dikeroyok, Jokowi: Saya Perintahkan Kapolri Tegas Tangani Ini
TRIBUNNEWS BOGOR
Kasus Audrey siswi SMP Pontianak, Presiden Jokowi perintahkan Kapolri tegas tangani pengusutannya 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kasus Audrey siswi SMP di Pontianak dikeroyok membuat Presiden Jokowi memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengusut tuntas kasus ini.

"Saya sudah perintahkan Kapolri tegas untuk menangani ini sesuai dengan prosedur hukum. Tegas," tandasnya kepada awak media termasuk sejumlah kru televisi di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Kata tegas sampai diulang dua kali oleh Presiden untuk menggarisbawahi pentingnya pengungkapan kasus yang sedang viral tersebut.

Kasus ini bermula pada Jumat (29/3/2019) lalu.

UPDATE: Instagram Terduga Pelaku Kasus Audrey Siswi SMP Pontianak Di-hack, Pemilik Tuntut Permintaan Maaf

Hotman Paris Minta Ketua KPPAD Kalbar Baca UU Perlindungan dan Peradilan Anak: Jangan Asal Ngomong

Video Detik-detik Pengakuan 7 Penganiaya Audrey Siswi SMP Pontianak Saat Konferensi Pers

Audrey (14) yang disebut “sering nimbrung di media sosial” terkait hubungan asmara seorang terduga pelaku dengan kakak sepupunya, dibawa pelaku yang emosi ke Jalan Sulawesi, Pontianak.

Di sana, tiga terduga pelaku utama, dibantu sembilan temannya “memukul perut Audrey, membenturkan kepalanya ke aspal, menyiramnya dengan air, dan melukai alat kelamin korban”.

Audrey memilih bungkam karena diancam.

Hingga akhirnya pada Jumat (5/4/2019) atau sepekan kemudian, ibu korban yang akhirnya tahu melaporkan kasus pengeroyokan atas putrinya ini kepada KPPAD Kalimantan Barat.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved