Kasus Audrey: Hotman Paris Minta Ketua KPPAD Kalbar Baca UU Perlindungan dan Peradilan Anak

Hotman Paris minta Ketua KPPAD Kalbar baca UU perlindungan dan peradilan anak. Sebut proses pidana tetap berjalan meskipun ada perdamaian.

Kasus Audrey: Hotman Paris Minta Ketua KPPAD Kalbar Baca UU Perlindungan dan Peradilan Anak
ISTIMEWA
Hotman Paris Bantu Audrey 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus penganiayaan yang dialami Audrey siswi SMP Pontianak masih terus berlanjut.

Dalam konferensi pers yang digelar Komisi Perlindungan dan Penanganan Anak Daerah (KPPAD), Eka Nurhayati Ishak selaku Ketua menyampaikan akan mencari jalan tengah.

Ia juga mengatakan bahwa kasus ini diharapkan tidak sampai ke ranah hukum mengingat korban dan pelaku masih sama-sama di bawah umur.

Mengetahui hal tersebut, Hotman Paris kembali angkat suara.

Pengacara 59 tahun itu meminta Ketua KPPAD Kalbar membaca Undang Undang Perlindungan Anak dan Undang Undang Peradilan Anak.

"Halo ketua KPPAD Kalbar, Lu jangan asal ngomong dong.

Bacain Undang-Undang tentang kasus Audrey, menurut Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Peradilan Anak."

Dijelaskan Hotman jika itu sudah menyangkut penganiayaan, pelaku bisa terkena ancaman enam tahun penjara.

"Apabila itu sudah menyangkut penganiayaan, ancaman hukumnya enam tahun," kata Hotman.

Dia menambahkan sekalipun ada perdamaian, proses pidana akan terus berjalan.

Halaman
1234
Penulis: iam
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved