Gelar Apel Siaga Pengawasan, Bawaslu Kota Semarang Siap Menjaga Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menggelar Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2019 di halaman Kantor Balai Kota Semarang

Gelar Apel Siaga Pengawasan, Bawaslu Kota Semarang Siap Menjaga Pemilu 2019
Istimewa
Bawaslu Kota Semarang dan stakeholder terkait membunyikan kentong sebagai tanda siap mengawal pemilu 2019, Jumat (12/4/2019). 

Amin mengatakan, indeks kerawanan pemilu 2019 untuk Kota Semarang berada pada angka 54,4 persen.

Angka tersebut masuk dalam kategori rawan sedang. Antisipasi pra, hari H, dan pasca pemilu sudah direncanakan secara matang oleh Bawaslu Kota Semarang.

"Upaya yang kami lakukan terhadap kerawanan akan ada patroli pengawasan setiap TPS di seluruh Kota Semarang," kata Amin.

Dia menyebutkan, wilayah rawan di Kota Semarang antara lain Genuk, Semarang Utara, Semarang Barat, Tugu, Gunungpati, Mijen, Tembalang, dan Banyumanik.

"Wilayah tersebut rawan terhadap potensi pengerahan massa, politik uang, dan distribusi logistik," katanya.

Kerawanan politik uang di Kota Semarang, beber Amin, cenderung menurun dari Pemilu 2014 lalu. Meski demikian, pihaknya harus waspada terutama wilayah yang jauh dari jangkauan Kota. Wilayah yang paling menjadi potensi kerawanan politik uang yaitu Mijen dan Pedurungan.

"Untuk daerah yang rawan tinggi kami akan kerahkan tiga pengawas TPS, satu pengawas pemilu lapangan (PPL), dan satu Panwas Kecamatan. Yang rawan ringan kami kerahkan satu personil saja," terangnya.

Dia mengimbau peserta pemilu tidak melakukan kampanye saat masa tenang. Sebab, itu merupakan suaru pelanggaran pidana. Dia juga meminta masyarakat untuk berpartisipasi bersama menjaga ketentraman Pemilu 2019.

Disinggung alat peraga kampanye (APK), Amin menjelaskan, Bawaslu akan melakukan penertiban alat peraga pada masa tenang mamti yakni 14, 15, dam 16 April secara serentak bersama tim gabungan. Dia menganjurkan masyarakat agar turut terlibat sehingga tata Kota Semarang bisa rapi seperti semula.

"Pada saat hari tenang masyarakt yang ingin daerahnya bersih silakan boleh mencopot APK. Itu juga upaya membantu Bawaslu," katanya.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved