Hilal dan Hisab, Metode Menentukan Awal Ramadhan di Indonesia

Berikut ini dua metode menentukan awal Ramadhan dan Syawal di Indonesia, hilal (rukyat) dan hisab.

Hilal dan Hisab, Metode Menentukan Awal Ramadhan di Indonesia
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Hilal dan hisab metode menentukan awal Ramadhan 2019 di Indonesia 

Dua metode di atas merupakan metode kuat yang memiliki dasar Hadits Rasulullah.

Berikut haditsnya.

Inilah pendapat mayoritas ulama berdasarkan hadits,

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ وَانْسُكُوا لَهَا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا ثَلَاثِينَ فَإِنْ شَهِدَ شَاهِدَانِ فَصُومُوا وَأَفْطِرُوا

Artinya: “Berpuasalah kalian karena melihatnya, berbukalah kalian karena melihatnya dan sembelihlah kurban karena melihatnya pula. Jika (hilal) itu tertutup dari pandangan kalian, sempurnakanlah menjadi tiga puluh hari, jika ada dua orang saksi, berpuasa dan berbukalah kalian.”

Demikian dua metode yang digunakan untuk menentukan awal Ramadhan di Indonesia.

Semoga bermanfaat bagi Anda. (tribunjateng/fajar bahruddin achmad)

Suami Istri Bersetubuh di Bulan Puasa Ramadhan Siang Hari, Inilah Hukum dan Sanksinya

Penjelasan Ulama Mengapa Merokok Membatalkan Puasa, Baik Puasa Ramadhan Maupun Sunnah

Niat Qodho Puasa Ramadhan dan Batas Akhir Pelunasannya

Sunnah Berbuka Puasa, Dari Menyegerakannya hingga Memberi Makan

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved