Kisah Sukarni Tiga Menit Lahirkan Tiga Bayi

Kehamilan kembar tiga lebih jarang dibanding kembar dua. Namun, angka kehamilan janin lebih dari dua meningkat belakangan ini berkat teknologi reprodu

Kisah Sukarni Tiga Menit Lahirkan Tiga Bayi
ISTIMEWA
KEMBAR TIGA - Sukarni masih terbaring di rumah sakit setelah melahirkan bayi kembar tiga melalui operasi caesar di Kebumen Jateng, Minggu (14/4). Tiga bayi perempuan itu semua sehat. (IST) 

TRIBUNJATENG.COM -- Kehamilan kembar tiga lebih jarang dibanding kembar dua. Namun, angka kehamilan janin lebih dari dua meningkat belakangan ini berkat teknologi reproduksi.

Meski tak jarang lahir kembar karena faktor keturunan.

BEBERAPA ciri kehamilan kembar tiga bisa dilihat gejalanya misal, pertambahan berat badan yang cepat pada trimester pertama, rahim dan ukuran perut lebih besar, kelelahan berlebihan saat awal kehamilan, dan morning sickness lebih intensif.

Di Kebumen, terlahir bayi kembar tiga dari pasangan Sukarni (37) dan Sunarko (38). Sukarni melahirkan bayi kembar tiga di rumah sakit di Kebumen, Jawa Tengah.

Karena lahir di bawah berat badan normal, kini bayi bayi mungil tersebut dirawat dalam inkubator dengan bantuan oksigen.

Ketiga bayi itu berjenis kelamin perempuan. Pasutri warga Desa Mrentul, RT 6/ RW 3, Kecamatan Bonorowo ini mendapat anugerah besar dan mengharukan. Bayi mungil nan cantik imut, langsung tiga, menjadi bagian keluarga mereka. Lahir pada Minggu 14 April di RSUD Prembun, Kebumen. Ketiganya lahir dengan cara operasi caesar.

"Lahirnya hari Minggu kemarin. Jadi ibunya datang ke IGD dalam keadaan mulas, kemudian kami periksa. Posisi bayi pertama normal, tapi bayi yang kedua melintang kemudian kami lakukan penanganan operasi caesar selama sekitar 1 jam," kata dokter yang membantu persalinan, Farrah Lidyana, Senin (15/4).

Farrah menambahkan, bayi pertama lahir pada sekitar pukul 12.32 WIB, kemudian yang kedua pukul 12.33 WIB dan yang terakhir pada pukul 12.35 WIB. Tiga bayi itu lahir dengan fisik sempurna. Namun berat badan bayi masih di bawah berat normal.

"Bayi pertama lahir dengan berat 2.220 gram dan panjang 45 centimeter, bayi kedua memiliki berat 2.270 gram dan panjang 44 centimeter, sedangkan bagi ketiga memiliki berat 2.270 gram dan panjang 43 centimeter. Padahal berat bayi normal saat lahir minimal 2.500 gram," jelasnya.

Tiga bayi itu masih dirawat dalam inkubator dengan bantuan oksigen. Menurut dokter Farrah, kelahiran kembar lebih banyak disebabkan faktor keturunan. Kelahiran bayi kembar tiga di instansinya sendiri, baru pertama kali terjadi dari sekitar 1.000 kelahiran yang sudah ditangani.

"Setelah dilakukan observasi dan dibantu oksigen, kondisi bayi saat ini dalam kondisi baik dan sehat begitu juga dengan ibu bayi," tuturnya.

Sementara itu, raut kebahagiaan tampak terpancar dari ibu bayi kembar, Sukarni. Sebelumnya, dirinya sudah mengetahui tengah mengandung bayi kembar 3 saat dilakukan USG awal. Karena mengandung bayi kembar, dirinya pun rajin melakukan kontrol ke dokter di RSUD Prembun.

"Ya seneng alhamdulillah, ini ketiga kalinya saya melahirkan dan baru ini kembar. Kalau keturunan kembar memang ada dari mertua saya," ucapnya.

Ketiga bayi cantik itu hingga kini belum diberi nama. Orang tua bayi mengaharapkan agar ketiga anak kembarnya itu bisa tumbuh sehat dan menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. (dtc)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved