Perjuangan Nenek Rasiah Tertatih-tatih ke TPS tapi Ternyata Salah Jalan, hingga Ditemukan Polisi

Pemilihan Umum (Pemilu) adalah hajat bangsa. Karena itu, masyarakat wajib berpartisipasi untuk meramaikan pesta rakyat tersebut

Perjuangan Nenek Rasiah Tertatih-tatih ke TPS tapi Ternyata Salah Jalan, hingga Ditemukan Polisi
Istimewa
nenek Rasiyah yang lupa jalan dituntun menuju TPS untuk menggunakan hak pilihnya 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pemilihan Umum (Pemilu) adalah hajat bangsa. Karena itu, masyarakat wajib berpartisipasi untuk meramaikan pesta rakyat tersebut.

Hari ini, hajat itu digelar. Masyarakat pemilih berduyun-duyun ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya.

Semangat masyarakat untuk memilih pemimpin nyatanya tak kendur, meski seruan Golput yang mengancam kesuksesan Pemilu cukup gencar.

Mengingat pentingnya Pemilu untuk mendapatkan pemimpin, tak ada alasan bagi warga berhak pilih untuk tidak mencoblos.

Masyarakat dapat belajar dari Rasiyah, lansia asal Desa Rogodono Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen.

Tubuhnya sudah lapuk termakan usia.

Berjalan saja ia sulit meski sudah dibantu dengan tongkat. Ingatan nenek renta itu pun sudah mulai berkurang.

Tetapi dengan keterbatasannya, ia masih bersemangat untuk mencoblos.

Meski untuk mencapai TPS, butuh perjuangan berat tentu.

Rasiyah yang mengenakan kebaya warna biru dan selendang coklat tampak susah berjalan dan harus dibantu tongkat kayu di tangannya.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved