YouTube Larang Video Prank dan Challenge Yang Membahayakan

Peredaran video usil ( prank) dan tantangan (challenge) berbahaya semakin banyak bermunculan di YouTube dan mulai banyak dikeluhkan.

YouTube Larang Video Prank dan Challenge Yang Membahayakan
IST
Ilustrasi YouTube 

Tim YouTube menambahkan tidak akan mentolerir prank yang meninggalkan trauma terhadap anak-anak dan akan bekerja sama dengan psikolog anak untuk membuat pedoman yang mengatur video prank tersebut.

"Misalnya kabar palsu tentang kematian orangtua atau diabaikan atau dipermalukan atas kesalahannya," tulis YouTube dalam FAQ, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Tech Crunch, Rabu (16/1/2019).

YouTube mulai memberikan perhatian untuk video bertema anak-anak setelah platform berbagi video itu menghapus video di kanal "DaddyOFive" yang dikelola pasangan Mike dan Haether Martin tahun 2017 lalu.

Banyak penonton yang mengadukan video pasangan itu karena kerap membuat prank berbahaya untuk anak mereka.

Selain memperketat video challenge dan prank, YouTube juga mengingatkan para kreator tentang penggunaan thumbnail.

Thumbnail yang mengandung unsur pornografi atau kekerasan serta situs eksternal yang ditautkan terbukti melanggar pedoman komunitas YouTube, akan mendapat teguran dari tim YouTube.

Keator yang mendapat teguran memiliki waktu hingga dua bulan untuk menghapus video yang dianggap melanggar pedoman tadi. Jika tak dituruti dalam 90 hari, maka akun pelanggar akan dimatikan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "YouTube Larang Video "Prank" dan "Challenge" yang Membahayakan", https://tekno.kompas.com/read/2019/01/16/20280047/youtube-larang-video-prank-dan-challenge-yang-membahayakan.
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Oik Yusuf

Penulis: muh radlis
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved