Tumpukan Sampah di Selokan Pasar Darurat Sorogenen, Dianggap Jadi Biang Banjir

Tak jarang kala hujan datang, sampah membuat aliran air di selokan macet, dan air selokan meluap menggenangi jalan

Tumpukan Sampah di Selokan Pasar Darurat Sorogenen, Dianggap Jadi Biang Banjir
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Sampah memenuhi selokan sisi timur Pasar Darurat Sorogenen, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (19/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sampah plastik terlihat memenuhi selokan di Pasar Darurat Sorogenen.

Selain di selokan, sampah tersebut juga terlihat berserakan di sejumlah titik sekitar pasar.

Tak jarang kala hujan datang, sampah membuat aliran air di selokan macet, dan air selokan meluap menggenangi jalan.

Hal tersebut membuat beberapa pengunjung pasar mengeluh, karena kondisi pasar darurat semakin lama semakin kumuh.

Diketahui pedagang mulai menempati Pasar Darurat Sorogenen sejak Agustus 2018, karena lapak mereka di Pasar Banjarsari terbakar awal tahun lalu.

Data dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Pekalongan, ada sekitar 938 pedagang yang menempati Pasar Darurat Sorogenen.

Sri Mariati (47) warga Kota Pekalongan yang kerap berbelanja di Pasar Darurat Sorogenen, menuturkan, selokan di sisi timur pasar menjadi biang banjir.

"Banyak sampah di selokan, kalau hujan datang air pasti meluap sampai ke jalan, padahal di depan selokan dijadikan lokasi parkir. Kalau air meluap repot jadinya," paparnya, Jumat (19/4/2019).

Ia menerangkan, walaupun statusnya pasar darurat tapi banyak warga berbelanja, dan menjadi andalan ibu rumah tangga untuk membeli bahan pokok.

"Pedagangnya yang membuang sampah sembarang, atau Pemerintah Kota Pekalongan yang tidak mengambil sampah kurang tahu saya, semoga saja walau pasar darurat tapi bisa lebih bersih," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dindagkop UMKM Kota Pekalongan, Zaenul Hakim, menerangkan, ia baru mengetahui kalau selokan di Pasar Darurat Sorogenen dipenuhi sampah.

"Saya baru tahu kalau sampah menumpuk di selokan pasar darurat, kemungkinan pedagang membuangnya kesana, kami akan coba tinjau ke lokasi untuk menindaklanjutinya," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved