Bawaslu Ingin KPU Kota Semarang Lakukan Pemungutan Ulang Suara di 5 TPS

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menambah rekomendasi dua titik untuk dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU).

Bawaslu Ingin KPU Kota Semarang Lakukan Pemungutan Ulang Suara di 5 TPS
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Warga binaan Lapas Banjarnegara gunakan hak pilihnya di TPS yang disediakan khusus dalam Lapas, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menambah rekomendasi dua titik untuk dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU).

"Dua titik tersebut TPS 75 Kelurahan Sendangmulyo kecamatan Tembalang, dan TPS 11 Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajah Mungkur," ujar Koordinator Divisi Penindakan dan Pencegahan Bawaslu Kota Semarang Naya Amin Zaini, Sabtu (20/4/2019).

Menurut Naya, saat ini total titik yang direkomendasikan untuk PSU berjumlah lima TPS yakni TPS 50 Kelurahan Meteseh kecamatan Tembalang, TPS 38 Kelurahan Banget Ayu Kulon Kecamatan Genuk, TPS 7 Kelurahan Kedungmundu Kecamatan Tembalang, TPS 75 Kelurahan Sendangmulyo kecamatan Tembalang, dan TPS 11 Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajah Mungkur.

Bawaslu Jateng Desak Bawaslu Kota Semarang Untuk Rekomendasikan PSU

"Temuan dua TPS yang baru direkomendasikan untuk PSU sama dengan tiga TPS yang direkomendasikan sebelumnya yakni pemilih yang tidak memiliki E KTP, terdaftar di DPT setempat, tidak kategori tambahan, maupun khusus mencoblos di TPS tersebut. Rata-rata E-KTP pemilih berasal dari luar kota Semarang," paparnya.

Dikatakan Naya, adanya PSU tersebut tidak ada kaitannya dengan perkara politik uang (money politic).

Adanya PSU dikarenakan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bekerja tidak sesuai koridor, dan prosedur yang telah ditetapkan.

"Pelaksanaan PSU ini lebih membebankan kepada petugas KPPSnya itu sendiri apakah merusak, membolehkan pemilih yang tidak memiliki E-KTP, tidak terdaftar DPT, DPTb untuk mencoblos. Jadi lebih ditekankan subyeknya yaitu KPPSnya," jelasnya.

Naya mengatakan hasil temuannya tersebut telah dikoordinasikan dengan Bawaslu Provinsi Jateng. Hasil rekomendasi tersebut juga telah dikoordinakasikan Bawaslu tingkat provinsi ke KPU Jateng.

"Hal ini bertujuan agar KPU segera menyediakan logistiknya," kata dia.

5 TPS Terjadi Pelanggaran, Bawaslu Kota Semarang: KPU Harus Lakukan Pemungutan Suara Ulang

Terkait politik uang, kata Naya, hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait hal tersebut.

Namun pihaknya hanya mendapat kabar bahwa terdapat kecurangan saat pelaksanaan pemilu.

"Kalau laporan resmi belum ada. Kayak waktu malam sebelum Pemilu ada desas- desus ada politik uang kami langsung patroli. Tapi tidak diketemukan adanya politik uang tersebut," bebernya. (rtp)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved