Gelombang Tinggi Laut Jawa, Warga Wilayah Pesisir Kota Pekalongan Berjaga-jaga Hingga Dini Hari

Gelombang tinggi Laut Jawa menerjang pesisir Kota Pekalongan pada Jumat (19/4/2019) dini hari.

Gelombang Tinggi Laut Jawa, Warga Wilayah Pesisir Kota Pekalongan Berjaga-jaga Hingga Dini Hari
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kondisi Pantai Sari di Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, Jawa Tengah saat terjadi gelombang tinggi yang menyapu pesisir pantai utara Jawa, Jumat (19/4/2019) dini hari. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Gelombang tinggi Laut Jawa menerjang pesisir Kota Pekalongan pada Jumat (19/4/2019) dini hari.

Hal tersebut membuat ombak menerjang talud pembatas bibir pantai di pesisir Pantai Sari Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan.

Sejumlah warga yang tinggal di pesisir pantai pun berjaga, untuk mewaspadai terjadinya luapan air laut.

Satu di antaranya Minto, warga Pasir Sari Kecamatan Pekalongan Utara, yang ikut berjaga di pesisir pantai.

Kepada Tribunjateng.com, ia menjelaskan, dari awal tahun baru kali ini gelombang tinggi terjadi.

"Gelombang mulai besar sekitar pukul 17.00 WIB, dan ombak mulai menerjang talud pembatas bibir pantai sekitar pukul 19.00 WIB," jelasnya.

Hitung Cepat Charta Politika Selesai, Nyatakan Prabowo-Sandiaga Menang di 20 Provinsi

Ia menerangkan, warga berjaga untuk mengantisipasi jika air semakin meninggi, dan bisa memberi peringatan kepada warga lainnya sebelum air laut memasuki pemukiman.

"Mayoritas kaum laki-laki yang berjaga, karena tahun lalu tepat pada bulan April, gelombang mencapai tiga meter, dan disusul dengan banjir besar. Maka dari itu kami berjaga sepanjang pesisir," paparnya.

Minto menerangkan, jika angin kencang dipastikan gelombang laut semakin tinggi.

"Indikasinya angin kencang, kalau tidak ada angin gelombang tidak terlalu tinggi. Karena tingginya gelombang, sore tadi air terhempas hingga ke jalan di sekitar pemukiman," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved