Pengamat : Anggota Polri Yang Gugur Saat Amankan Pemilu Layak Dapat Kenaikan Pangkat

Tahapan pemilu 2019 sudah masuk dalam rekapitulasi suara. Di balik proses pemilu ini, ada banyak pihak yang terlibat langsung

Pengamat : Anggota Polri Yang Gugur Saat Amankan Pemilu Layak Dapat Kenaikan Pangkat
TRIBUN JATENG/MUH RADLIS
Psikolog dan pengamat kepolisian dari Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta, Dr. Tugimin Supriyadi, Psi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Tahapan pemilu 2019 sudah masuk dalam rekapitulasi suara.

Di balik proses pemilu ini, ada banyak pihak yang terlibat langsung dalam distribusi logistik pemilu, pengamanan hingga pelaksanaan pemilu di TPS.

TNI Polri juga dilibatkan, mulai distribusi hingga pengamanan.

Mereka berjaga dan memastikan pemilu berjalan aman dan lancar.

Bahkan instruksi pimpinan, mereka tak boleh meninggalkan tempat penugasan PAM TPS sehari sebelum pelaksanaan pemungutan suara.

Para petugas ini mengorbankan waktu hingga nyawa demi kelancaran jalannya pemilu.

Tercatat hingga Sabtu (20/4/2019), 10 orang anggota Polri meninggal dunia saat bertugas mengamankan jalannya pemilu 2019.

Mereka diduga meninggal karena kelelahan saat menjalankan tugas negara.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan, anggota yang meninggal mulai dari bintara hingga perwira tinggi.

Terakhir, anggota Polri yang meninggal dalam melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2019 adalah Brigjen Pol Syaiful Zachri.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved