Breaking News:

Kartini Kabupaten Pekalongan Kembali Catatkan Rekor MURI, Gunakan Kebaya Bershalawat Diiringi Rebana

Sekitar 26 ribu perempuan berkebaya menyanyikan lagu Kartini dan bershalawat diiringi alat musik rebana di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Sri Widayati Ekskutif Maneger Muri Indonesia (kanan) memberikan piagam penghargaan rekor MURI Indonesia, menyayikan lagu Ibu Kita Kartini terbanyak dengan peserta 26.325 orang, kepada Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Munafah (tengah) didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi (kiri) di Alun-Alun Kajen, Minggu, (21/04/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Banyak cara dilakukan kaum hawa, perempuan-perempuan hebat dalam memeriahkan Hari Kartini yang diperingati tiap 21 April.

Seperti yang terlihat di Kabupaten Pekalongan pada Minggu (21/4/2019).

Sekitar 26 ribu perempuan berkebaya menyanyikan lagu Kartini dan bershalawat diiringi alat musik rebana di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Munafah mengatakan, kegiatan ini digelar untuk memperingati ke 140 Hari Kartini dan memecahkan rekor MURI.

"Kami bersama-sama menyanyikan lagu Kartini dan bershalawat dimana iringan musiknya adalah rebana," kata Munafah kepada Tribunjateng.com.

Menurut Munafah, tujuan adanya kegiatan ini secara tidak langsung pula guna mendinginkan suhu politik pasca pencoblosan pemilu.

"Suhu politik yang sangat panas pasca pencoblosan itu diharapankan dapat semakin dingin melalui kegiatan ini. Sehingga di Kabupaten Pekalongan senantiasa tercipta keamanan, kedamaian, serta ketertiban usai pencoblosan," jelasnya.

Terpisah, Ekskutif Manager MURI Indonesia Sri Widayati mengatakan, pihaknya datang ke Kabupaten Pekalongan untuk mencatat rekor MURI yang dipecahkan Pemkab Pekalongan.

"Kami sudah mencatat tiga kali rekor MURI di Kabupaten Pekalongan. Pertama pada 2006 yakni rekor makan nasi megono terbanyak dimana peserta mencapai 7.756 orang," jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, pada 2017 yaitu menggunakan kebaya oleh perempuan terbanyak dengan peserta 16.881 orang.

"Ketiga pada 2018, sajian apem peserta 17.500 orang dan yang keempat ini menyayikan lagu Ibu Kita Kartini terbanyak dengan peserta 26.325 orang," ujarnya.

Rekor ini tercatat di dalam buku rekor MURI Indonesia yang ke 8.972.

"Harapannya perempuan di Kabupaten Pekalongan mampu meneladani semangat Kartini. Karena semangat Kartini, bersama-sama bisa wujudkan kualitas keluarga Jawa Tengah yang maju dan berdikari," imbuhnya. (Indra Dwi Purnomo)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved