Badan Standarisasi Nasional Bakal Gelar Indonesia Quality Expo di Semarang

Badan Standardisasi Nasional (BSN) akan menyelenggarakan Indonesia Quality Expo (IQE) ke-7 tanggal 11-14 Oktober 2019 di Semarang, Jawa Tengah.

Badan Standarisasi Nasional Bakal Gelar Indonesia Quality Expo di Semarang
tribunjateng/hermawan endra wijanarko
Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi persyaratan SNI alat penangkapan ikan.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Standardisasi Nasional (BSN) akan menyelenggarakan Indonesia Quality Expo (IQE) ke-7 tanggal 11-14 Oktober 2019 di Semarang, Jawa Tengah.

IQE 2019 ini mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dengan mengajak seluruh pemangku kepentingan di Jawa Tengah terlibat dalam kegiatan berskala nasional ini.

Kepala Biro Humas Kerjasama dan Layanan Informasi BSN, Nasrudin Irawan dalam Konferensi Pers acara Peluncuran IQE dan Konvoi Kampanye Kendaraan Listrik & Sepeda Ber-SNI 2019 di Semarang (22/04/2019) mengatakan, Jawa Tengah sangat tepat bagi penyelenggaraan IQE 2019.

“Jawa Tengah telah membuktikan komitmennya dalam menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang pada tahun 2018, kami atas nama pemerintah RI memberikan penghargaan Tokoh Standardisasi kepada Bapak Ganjar Pranowo, Kepala Daerah Provinsi Jawa Tengah. Oleh karenanya, kami menilai Jateng sangat tepat untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan IQE," ungkap Nasrudin Irawan, pada Tribunjateng.com, Senin (22/4/2019).

Pemprov Jateng bakal Bantu Standarisasi Knalpot Buatan Perajin Purbalingga

Perlu diketahui, saat ini sudah terdapat 115 industri yang berlokasi di Jawa Tengah yang memiliki sertifikat SNI meliputi produk elektrik dan elektronika, makanan dan air mineral, mainan anak, pakaian bayi, baja, batik, dan sebagainya.

Organisasi dan industri yang menerapkan SNI adalah Universitas Sebelas Maret meraih SNI Award 2018 kategori Perak, PT Perkebunan Nusantara IX Kebun Batujamus, PT Perkebunan Nusantara IX Kebun Ngobo, PT Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput, dan PT Triangle Motorindo yang berhasil meraih SNI Award 2015 untuk kategori Perak.

Sedangkan untuk Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) Laboratorium pengujian/kalibrasi/medik, Lembaga Sertifikasi, Lembaga inspeksi yang sudah mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) di Jawa Tengah, yang siap mendukung kegiatan sertifikasi SNI sebanyak 63 LPK.

“Berkaitan dengan infrastruktur mutu, saya menilai Jawa Tengah sangat siap memperkuat daya saing produk baik lokal maupun nasional dengan meningkatkan kualitas infrastruktur mutunya,” tuturnya.

Nasrudin menambahkan, BSN sebagai lembaga Pemerintah non kementerian juga memiliki program pembinaan UMKM di wilayah Jawa Tengah.

Produk UMKM yang dibina di antaranya bandeng presto, bola bulu tangkis, bola kaki, batik, serta abon lele.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved