Selain Meninggal, Penyelenggara Pemilu di Banjarnegara Ada Yang Jatuh Sakit Hingga Opname

Indonesia berhasil menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang digelar, Rabu (17/4) lalu.

Selain Meninggal, Penyelenggara Pemilu di Banjarnegara Ada Yang Jatuh Sakit Hingga Opname
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
Rapat pleno rekapitulasi hasil suara di PPK Mandiraja Banjarnegara. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Indonesia berhasil menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang digelar, Rabu (17/4) lalu.

Tetapi keberhasilan itu ternyata harus dibayar mahal.

Di tengah riuh masyarakat pendukung menanti hasil perhitungan resmi KPU, bangsa ini harus berkabung karena banyak penyelenggara Pemilu di tingkat adhoc hingga petugas pengamanan tumbang.

Puluhan penyelanggara Pemilu 2019 dilaporlan meninggal diduga karena kelelahan.

Banyak juga yang kemudian jatuh sakit hingga harus menjalani opname.

Beberapa penyelenggara yang hamil pun dilaporkan harus merelakan janin yang dikandung alias keguguran.

Khusus di Kabupaten Banjarnegara, satu anggota KPPS dari TPS 5 Desa Pingit Lor Kecamatan Pandanarum, Sugiharjo dilaporkan meninggal selesai mengemban tugas negara.

Ia yang baru menyelesaikan pekerjaannya menjelang subuh sempat mengeluh tak enak badan kepada keluarganya.

Hingga malam sekitar Isya, Sugiharjo yang sempat memimpin jamaah salat Magrib di masjid kampungnya itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Sugiharjo diduga kelelahan karena beban kerja yang dipikul sebagai anggota KPPS.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved