Arsenil Grekhov Mahasiswa Asal Rusia ini Lancar Bercerita Tentang Roro Jonggrang

Mereka diantaranya berasal dari China, Mesir, Vietnam, Rusia, Thailand, Suriname, Jerman, India, Maroko, Algeria, Kyrgztan, Meksiko, Colombia

Arsenil Grekhov Mahasiswa Asal Rusia ini Lancar Bercerita Tentang Roro Jonggrang
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Arsenil Grekhov mahasiswa asal Rusia yang mengikuti lomba bercerita 'Cerita Rakyat Nusantara, yang diselenggarakan oleh Universitas Jenderal Soedirman di Gedung Rektorat Lt 1 pada Selasa (23/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 19 mahasiwa asing dari 14 negara ikut berpartisipasi dalam kegiatan lomba bercerita, 'Cerita Rakyat Nusantara' pada Selasa (23/4/2019).

Mereka diantaranya berasal dari China,  Mesir, Vietnam, Rusia, Thailand, Suriname, Jerman, India, Maroko, Algeria, Kyrgztan, Meksiko, Colombia, Timor Leste.

Mahasiswa asing yang berasal dari beberapa universitas di Indonesia saling menunjukan kemampuannya dalam berbahasa Indonesia. Salah satunya adalah Arsenil Grekhov mahasiswa asal Rusia yang berkuliah di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Dia mengaku sudah belajar bahasa Indonesia sudah 4 tahun. Terdengar kemampuan berbicara bahasa Indonesianya lancar. Pada kesempatan tersebut Arsenil bercerita tentang cerita 'Roro Jonggrang'.

"Saya menyiapkan latihan selama 2 minggu untuk mengikuti lomba bercerita 'Cerita Rakyat Nusantara'. Menurut saya cerita tersebut sangat menarik karena berkaitan dengan budaya Yogyakarta," ujar Arsenil Grekhov kepada Tribunjateng.com, Selasa (23/4/2019).

Arsenil ternyata banyak membaca tentang sejarah dan cerita-cerita rakyat sebelum mengikuti lomba tersebut.

"Roro Jonggrang itu ceritanya tentang putri raja Prambanan yang menjadi salah satu candi di Prambanan," ungkapnya dengan logat campur Rusia. 

Sudah hampir 2 semester Arsenil berada di Indonesia. Dia berhasil mendapatkan program beasiswa full dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia. Karena beasiswa tersebut dia berkesempatan belajar selama satu tahun di Indonesia.

Ternyata di Rusia ada beberapa universitas yang telah membuka program studi bahasa Indonesia. Selama di Rusia dia sudah belajar bahasa Indonesia 3 tahun, dan 1 tahun di Indonesia.

"Di Rusia sudah terlalu banyak yang belajar bahasa Eropa dan China, jadi saya mau pilih bahasa yang eksotis dan sedikit sekali orang Rusia yang mahir berbahasa Indonesia," ungkap Arsenil.

Selama berada di Indonesia, Arsenil begitu senang terkait cuaca yang panas. Tidak seperti di Rusia yang lebih cenderung dingin.

Dia bercerita jika laut di Indonesia sangat panas, berbeda dengan laut rRsia yang juga dingin. Bahkan orang-orang Indonesia juga sangat ramah.

Lomba Cerita Rakyat Nusantara yang di ikuti oleh mahasiswa asing dari berbagai universitas di Indonesia adalah sebagai upaya mengenalkan budaya dan kearifan lokal. Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto (Unsoed) tahun ini juga menerima mahasiswa asing yang berasal dari Colombia, Kyrgiztan, dan India, 

"Sebenarnya acara ini untuk memperkenalkan Unsoed sebagai perguruan tinggi yang mengangkat kearifan lokal. Banyak dari mahasiswa asing yang lebih mengenal Jogja dan Bali," ujar Mia Fitria Agustina selaku ketua panitia penyelenggara.

Dengan penyelenggaraan lomba ini diharapkan akan semakin memperkenalkan Unsoed sekaligus budaya Banyumas. Selain itu juga menjadikan wilayah Banyumas menjadi daerah fokus budaya dan tujuan belajar bagi mahasiswa asing asing. (Tribunjateng/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved